Pasukan Irak bergerak menuju Mosul

Bartella, LiputanIslam.com –  Memasuki hari keempat operasi pembebasan Mosul, ibu kota provinsi Nineveh, Irak utara, pasukan Irak dan pasukan Kurdistan Irak Peshmerga melancarkan serangan baru terhadap kawasan-kawasan yang diduduki ISIS di sekitar Mosul untuk membebaskan kota kedua terbesar di Negeri 1001 Malam tersebut, Kamis (20/10/2016).

Peshmerga yang didukung serangan udara pasukan koalisi pimpinan AS menggempur ISIS di desa-desa dekat Bashiqa, sementara pasukan Irak berhasil membebaskan distrik Bartella yang mayoritas penduduknya beragama Kristen setelah terlibat pertempuran sengit melawan ISIS.

“Kami umumkan kepada penduduk Bartella dan Mosul bahwa daerah ini (Bartella) sudah dikuasai sepenuhnya (oleh pasukan Irak). Penduduk, rumah-rumah, gereja-gereja dan semua perkampungannya sudah dikuasai oleh pasukan kontra-teroris. Pasukan Irak telah berjuang mengusir ISIS, ” ungkap komandan pasukan kontra-teroris Letjen Talib Shaghati.

Distrik Bartella berjarak 15 km dari tepi timur sungai Tigris di Mosul.

Komando Operasi Pembebasan Nineveh juga mengumumkan terbebaskannya desa Khalidiya dan Ain Marmiya serta terkepungnya desa Salahiya di kawasan selatan sisi timur Sungai Tigris. Selain itu, pasukan reaksi cepat polisi federal Irak juga telah mencapai dan menguasai persimpangan distrik al-Syura di selatan Mosul.

Pasukan Peshmerga menyatakan berhasil membunuh 37 teroris, meledakkan empat mobil yang dikemudikan oleh anggota ISIS yang hendak melancarkan serangan bom mobil, dan merontokkan dua unit drone kecil buatan AS kelas RQ-11 Raven yang digunakan oleh ISIS untuk memantau pasukan Peshmerga.

Pasukan Kurdi Irak ini Kamis pagi menyatakan melancarkan “operasi besar-besaran” di utara dan timur laut Mosul dengan tujuan memutus jalur distrik Bashiqa dari Mosul untuk kemudian melancarkan serangan di distrik ini pada Kamis atau Jumat. Di distrik ini juga tersebar ratusan tentara Turki.

PM Irak Haider Abadi menyatakan pasukannya bergerak maju “lebih cepat dari yang terduga” dalam proses pembebasan Mosul.  Hal ini dia kemukakan dalam kata sambutannya melalui video pada pembukaan pertemuan di Paris yang melibatkan sejumlah negara untuk membicara masa depan politik Mosul.

Tentara AS Tewas

Kemhan Amerika Serikat (AS) Pentagon, Kamis, menyatakan satu tentara negara ini tewas setelah menderita luka parah terkena ledakan mobil rakitan di Irak utara.

Pentagon tidak menyebutkan identitas tentaranya yang tewas itu sehingga tidak diketahui apakah dia termasuk satu diantara 100-an tentara AS yang bertugas sebagai penasehat militer pasukan Irak dan pasukan Kurdi Peshmerga yang sejak Senin lalu menjalankan operasi pembebasan Mosul, ibu kota provinsi Nineveh, Irak utara, dari pendudukan kelompok teroris takfiri ISIS.

Ini merupakan keempat kalinya tentara AS tewas dalam operasi militer Irak melawan ISIS sejak tahun 2014. (mm/afp/dpa/sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL