AlQuds, LiputanIslam.com –  Pasukan Zionis Israel telah menembak mati seorang pemuda Palestina di bagian utara wilayah pendudukan Tepi Barat dalam bentrokan yang terjadi pada unjuk rasa warga Palestina yang memprotes keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakuial-Quds (Yerussalem)  sebagai ibu kota Israel.

Juru bicara Masyarakat Bulan Sabit Palestina, Ahmad Jibril, mengatakan kepada kantor berita Ma’an bahwa korban ditembak mati pada Sabtu malam (10/3/2018) ketika puluhan orang melancarkan aksi demo di desa Urif, 13 kilometer selatan Nablus.

Dia menambahkan bahwa pasukan Israel menahan mobil ambulan di pos pemeriksaan Hawara di selatan Nablus dan melarang petugas medis Palestina melewati Nablus.

Ghassan Daghlas, pejabat Otoritas Palestina yang bertugas memantau proyek ekspansi permukiman Zionis, mengidentifikasi pemuda Palestina yang gugur itu sebagai Ameer Omar Ibrahim Shehadeh, 22 tahun.

Seorang remaja Palestina lainya, Hamam Mohammed Safadi, 16 tahun cidera terkena tembakan di bagian kaki dalam insiden tersebut.

Perkembangan ini terjadi sehari setelah pemuda Palestina Muhammad Zain al-Jaabari, 24 tahun, gugur karena luka yang dideritanya akibat bentrokan dengan pasukan Zionis Israel di kota al-Khalil (Hebron), Tepi Barat. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*