serangan malam jet saudiSa’dah, LiputanIslam.com – Sumber-sumber kesehatan provinsi Sa’dah di bagian utara Yaman mengatakan bahwa serangan udara Arab Saudi pada Selasa malam kemarin (5/5) ke berbagai lokasi di kota Sa’dah telah menjatuhkan sedikitnya 43 korban tewas dan 140 korban luka.

“Jet-jet tempur agresor Saudi memulai operasi militer besar-besaran terhadap markas pasukan Ansarullah di provinsi Sa’dah,” ungkap sumber lokal Sa’dah, sebagaimana dilansir laman Buyemen. Sumber itu menambahkan bahwa Saudi juga mengerah 60 helikopter dan terus membombardir markas-markas keamanan dan militer Ansarullah.

Selain itu, serangan mortir Saudi juga berlangsung intensif terhadap kawasan al-Huthairah dan al-Mudahasyah di barat kota Haradh yang berdekatan dengan perbatasan Yaman dengan Saudi. Kawasan-kawasan permukiman di provinsi Sa’dah dan beberapa kawasan lain juga dihujani bom.

Di tempat lain, pasukan Ansarullah terlibat pertempuran sengit dengan pasukan perbatasan Saudi di dekat pintu perbatasan al-Tiwal.

Kantor berita Anatolia juga memberitakan gencarnya serangan udara Saudi pada malam itu ke tempat-tempat konsentrasi Ansarullah (Houthi) di provinsi Sa’dah yang merupakan basis kelompok ini. Namun penduduk setempat yang menghubungi kantor berita Turki ini tidak menyebutkan korban yang jatuh akibat serangan itu.

Penduduk setempat memperkirakan serangan itu berlangsung sampai pukul 20.30 waktu setempat, dan dilancarkan sedemikian hebat sebagai reaksi atas jatuhnya beberapa roket Yaman ke kawasan perbatasan di provinsi Najran, Saudi.

Laman Akhbar al-Sa’ah yang berbasis di Uni Emirat Arab mengutip pernyataan seorang komandan militer asal Sudan pada koalisi pimpinan Arab Saudi, Yunus Mahmoud, Selasa kemarin bahwa operasi darat pasukan koalisi ini sudah dimulai, dan tentara Sudan siap bergabung.

Pesehat di Kementerian Pertahanan Sudan itu mengatakan bahwa pengiriman pasukan ke kota Aden sudah dimulai sejak Minggu lalu (3/4), dan kota itu akan dijadikan pangkalan militer pasukan koalisi.

Dia menambahkan bahwa jet tempur pasukan koalisi sekarang lebih cermat dalam menggempur posisi Ansarullah dari udara dan laut.
Seperti diketahui, Saudi dan sekutunya melancarkan serangan ke Yaman sejak 26 Maret lalu dengan dalih demi mengembalikan pemerintahan yang sah di Yaman yang telah digulingkan oleh kelompok Houthi yang menggerakkan revolusi di Yaman. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL