Gaza, LiputanIslam.com –  Satu lagi wartawan Palestina gugur akibat kebrutalan pasukan Zionis Israel dalam bereaksi terhadap serangkaian aksi damai “Great March of Return” warga Palestina di Jalur Gaza di lokasi dekat pagar pembatas Israel yang berlangsung setiap hari Jumat sejak 30 Maret lalu.

Wartawan Palestina bernama Ahmad Abu Hossein, Rabu malam (25/4/2018), menghembuskan nafas terakhirnya setelah sekira dua minggu menderita luka parah akibat diterjang peluru pasukan Zionis saat meliput aksi yang mengumandangkan hak seluruh orang Palestina untuk pulang ke kampung halamannya itu.

Dengan demikian, wartawan Palestina yang gugur syahid dalam aksi itu menjadi dua orang. Wartawan Palestina sebelumnya yang gugur adalah Yasser Mortaja yang juga terluka parah ditembak oleh penembak jitu Israel ketika mengadakan liputan aksi itu pada 4 April lalu. Pasukan Israel diduga kuat sengaja membidik Mortaja karena saat itu dia jelas-jelas mengenakan rompi wartawan bertuliskan “press”.

Warga Palestina mulai menggelar “Great March of Return” pada peringatan Hari Bumi Palestina pada 30 Maret lalu, dan akan terus berlanjut hingga menemukan puncaknya pada peringatan Tragedi Nakba pada 15 Mei.

Dalam aksi ini mereka menuntut hak para pengungsi Palestina pulang ke kampung halamannya di manapun di tanah Palestina, termasuk Israel yang merupakan wilayah pendudukan Palestina tahun 1948. Mereka juga menuntut diakhirnya blokade Israel terhadap Jalur Gaza.

Aksi ini direaksi pasukan Zionis dengan tindakan brutal yang sejauh ini telah menggugurkan 41 warga Palestina dan melukai sekira 500 orang lainnya. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*