المقاومة الفلسطينية تقصف تل ابيب ردا على العدوانGazaCity, LiputanIslam.com – Satu lagi tentara Israel tewas di tangan pejuang Palestina di bagian utara Jalur Gaza, Ahad (25) pagi. Dengan demikian, menurut data resmi, jumlah korban tewas di pihak militer Zionis Israel sejak 8 Juli lalu sampai sekarang bertambah menjadi 33 orang. Angka ini tercatat sebagai yang terbesar sejak perang Israel-Hizbullah tahun 2006 yang menewaskan 116 tentara Zionis.

Korban tewas terbaru di pihak militer Israel itu diketahui bernama Ashkenazi, 36 tahun, dan merupakan anggota pasukan cadangan.

Sementara itu, sayap militer Hamas Brigade al-Qassam mengaku telah meluncurkan tiga rudal M-75 ke arah Bandara Ben Gurion dekat Tel Aviv pada pukul 11.45 waktu setempat, Jumat (25/7) siang. Serangan ini terjadi ketika jadwal penerbangan komersial di bandara tersebut kacau setelah kejatuhan tiga rudal pejuang Palestina Selasa (22/7). Militer Israel sejauh ini hanya sebatas menyatakan pihaknya berhasil mengatasi dua roket tersebut.

Roket M-75 merupakan misil jarak jauh hasil penyederhanaan rudal Fajr-5 buatan Iran. M-75 memiliki daya jangkau sejarak Baitul Maqdis hingga Tel Aviv.

Brigade al-Qassam menembakkan roket ke Bandara Ben Gurion ketika otoritas penerbangan sipil AS Rabu (23/7) mencabut travel warningnya ke Tel Aviv, tapi di saat yang sama juga mengingatkan bahwa keamanan di ibu kota Israel itu masih “sangat terganggu”.

Selasa sebelumnya, semua perusahaan penerbangan AS dan sebagian besar perusahaan penerbangan Eropa menunda jadwal penerbangan. Beberapa perusahaan besar seperti Air France dan Lufthansa masih menunda penerbangannya meskipun travel warning itu sudah dicabut.
Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, menyebut penundaan jadwal penerbangan itu sebagai kemenangan besar bagi kubu pejuang Palestina. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL