saudi yamanRiyadh, LiputanIslam.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Arab Saudi menyatakan satu lagi tentara negara ini terbunuh dalam kontak senjata di wilayah perbatasan Saudi-Yaman.

Menurut laporan Akhbar24, Kemendagri Saudi di halaman Twitternya menyebutkan satu pasukan penjaga perbatasan Saudi tewas dalam baku tembak yang terjadi di wilayah perbatasan.

Dalam beberapa hari sebelumnya, militer Saudi juga telah kehilangan banyak anggotanya akibat gencarnya serangan pasukan Yaman.

Di bagian lain, Kemendagri Saudi juga menyatakan bahwa satu warga Yaman tervonis hukuman mati telah dieksekusi di kota Jizan, Rabu kemarin (19/8). Vonis itu diputuskan Senin lalu namun baru kemarin hukuman itu dijalankan.

Laporan lain dari al-Mayadeen menyebutkan bahwa pasukan militer dan komite-komite rakyat yang terafiliasi dengan Ansarullah (Houthi) telah menggempur pusat keamanan Dahran, Saudi, dengan lima misil Katyusha.

Sementara itu, provinsi Aden di bagian selatan Yaman menjadi ajang pertempuran sengit antarkelompok takfiri, al-Qaeda dan Partai al-Islah di satu pihak dan milisi loyalis presiden pengasian Yaman, Abd Rabbuh Mansur Hadi di pihak lain. Pertempuran itu terjadi karena mereka berebut menguasai pelabuhan al-Zait yang selama ini menjadi satu-satunya kanal untuk pengiriman sarana militer.

Pertempuran sengit juga terjadi di Shabwah antara milisi al-Qaeda dan Partai al-Islah di satu pihak dan pasukan al-Harak al-Janubi yang didukung oleh militer dan pasukan rakyat Yaman yang terafiliasi dengan Ansarullah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL