The Week In Mideast Photos GalleryRiyadh, LiputanIslam.com – Satu lagi tentara Arab Saudi tewas ketika menjalankan tugasnya berpatroli di kawasan perbatasan negara ini dengan Yaman, Kamis (30/4). Bersamaan dengan ini, pasukan Houthi yang didukung tentara Yaman terus bergerak di Aden di selatan Yaman melawan pasukan pendukung presiden pelarian negara ini, Abd Rabbuh Mansur Hadi, yang didukung serangan udara Saudi.

Mengutip pernyataan Kementerian Luar Negeri Saudi, kantor berita resmi negara ini, SPA, melaporkan bahwa tentara Saudi itu terbunuh Kamis pagi ketika berpatroli di kawasan Harith, provinsi Jazan.

Dalam laporan itu juga disebutkan bahwa dengan terbunuhnya tentara itu maka total jumlah tentara Saudi yang tewas sejak Saudi melancarkan serangan ke Yaman menjadi 11 orang.

Kantor berita Perancis AFP melaporkan dari Riyadh bahwa kawasan perbatasan Yaman-Saudi banyak yang dikuasai oleh pasukan Houthi yang telah menguasai Sanaa, ibu kota Yaman, sejak September tahun lalu dan terus bergerak di wilayah selatan Yaman.

Menurut AFP, kondisi tersebut turut memicu serangan Saudi ke Yaman, namun serangan ini gagal menahan gerak maju atau memaksa mundur pasukan Ansarullah yang didukung tentara Yaman.

Situs berita Yemenat mengabarkan bahwa pasukan Ansarullah dan tentara Yaman menguasai distrik Khormaksar di kota Aden dan berhasil menyingkirkan milisi pendukung presiden pelarian Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi dari distrik ini.

Ansarullah dan tentara Yaman berhasil menguasai Khormaksar setelah terlibat pertempuran sengit dengan pasukan loyalis Hadi selama dua hari. Pertempuran ini menewaskan 11 milisi pendukung Mansur Hadi, tujuh warga dan empat orang di pihak Houthi dan pasukan Yaman.

Pertempuran berlangsung di sekitar bandara Aden. Meskipun dibantu serangan udara Arab Saudi, milisi pendukung Hadi gagal menahan gerak maju pasukan Houthi yang didukung tentara Yaman. Bandara itu sendiri masih dikuasai oleh pasukan Houthi.

Di bagian lain, jet tempur Saudi masih terus berusaha menghancurkan fasilitas infratruktur Yaman. Dalam serangan udara yang terjadi Kamis pagi jet tempur Saudi dilaporkan telah menghancurkan ladang minyak Shafar di kota Ma’rib di bagian timur Yaman melalui lima kali serangan udara.

Para saksi mata mengatakan bahwa fasilitas di ladang minyak itu sudah rata dengan tanah.

“Jet-jet tempur Saudi telah memborbardir ladang minyak Shafar di kota Ma’rib secara mengerikan hingga rata dengan tanah,” ungkap salah seorang di antara mereka, sebagaimana dikutip IRNA.

Malam sebelumnya, jet tempur Saudi menghancurkan gedung milik Departemen Transportasi dan Tata Kota Yaman di Haradh yang terletak di perbatasan Saudi-Yaman. Serangan ini juga menjatuhkan banyak korban tewas dan luka. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL