us troop afghanistanKabul, LiputanIslam.com – Satu anggota pasukan sekutu pimpinan Amerika Serikat yang bertugas di Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) tewas akibat serangan gerilyawan di bagian timur Afghanistan Kamis kemarin (5/6/2014).

ISAF dalam statemennya menyebutkan bahwa tentara sekutu itu tewas akibat insiden serangan gerilyawan yang terjadi Kamis dini hari.

ISAF tidak menyebutkan tentara itu berasal dari negara mana, demikian pula lokasi persis serangan tersebut. ISAF memang jarang sekali menyebutkan identitas anggota pasukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang terbunuh di Afghanistan, walaupun pasukan yang ditempatkan di bagian tenggara dan timur Afghanistan sebagian besar berasal dari AS.

Senin lalu, satu tentara sekutu juga tewas akibat serangan gerilyawan di kawasan yang sama.

Dengan tewasnya satu tentara sekutu Kamis kemarin maka jumlah korban tewas tentara sekutu di Afghanistan sejak awal tahun ini mencapai lebih dari 30 orang.

Sejauh ini di Afghanistan masih terdapat sekitar 50,000 pasukan asing, 33,000 di antaranya adalah tentara AS.
Membengkaknya jumlah tentara sekutu yang tewas di Afghanistan membangkitkan protes dan kemarahan masyarakat di AS dan negara-negara anggota NATO lainnya serta menyurutkan dukungan publik kepada perang di Afghanistan.

Pasukan sekutu pimpinan AS menginvasi Afghanistan pada tahun 2001 dengan dalih perang melawan teroris. Akibat invasi itu milisi Taliban terjungkal dari tampuk kekuasaan di Afghanistan, namun negara ini sampai sekarang masih sering diwarnai kontak senjata dan kekerasan. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL