abu wahab komandan isisBaghdad, LiputanIslam.com – Satu lagi gembong kelompok militan bersenjata Daulat Islam Irak dan Suriah (ISIS) tewas dalam pertempuran di Mosul hari ini, Ahad (15/6/2014). Beberapa lembaga pemberitaan Irak melaporkan bahwa gembong ISIS itu adalah sosok pria muda bernama Abu Wahab al-Dimasqi yang menjabat sebagai komandan ISIS bagian barat Sungai Tigris di Mosul. Dia tewas di tangan pasukan kelompok adat Mosul.

Mengomentari tewasnya Abu Wahab, Syekh Saad al-Tai, salah satu pemuka adat Mosul, mengatakan, “Pasukan adat tidak akan akan membiarkan begitu saja para penjahat ISIS menduduki berbagai desa dan kawasan di provinsi Ninawa.”

Sehari sebelumnya, sumber militer di provinsi Salah al-Din melaporkan bahwa komandan kelompok militan “Revolusi 20” bernama Saad al-Samarrai dan beberapa komandan kelompok militan lainnya tewas di tangan pasukan Irak. Kelompok ini adalah kelompok pemberontak Irak yang bergabung dengan ISIS untuk menguasai berbagai kawasan di bagian utara Irak.

Sementara itu, hari ini sebanyak 21 anggota ISIS tewas terkena ledakan bom mobil milik mereka sendiri. Mobil itu meledak di kawasan al-Jalam, utara Baghdad, saat mereka sedang dalam melakukan dokumentasi dan menjalani salam perpisahan dengan pengemudi mobil yang siap melancarkan serangan bom bunuh diri.

“Kawanan bersenjata itu sedang mengambil gambar pengebom bunuh diri sebelum bertolak dengan mobil yang membawa bahan peledak. Mereka berada di sekitarnya, namun tiba-tiba mobil meledak akibat kesalahan teknis,” ujar Majid Ali, komandan Kebangkitan Samarra.
“Ledakan sangat besar hingga menewaskan sebagian besar orang yang ada di sekitar mobil,” lanjutnya.

Al-Jalam merupakan kawasan yang menjadi salah satu sarang ISIS di Irak. Kondisi alamnya yang sulit diakses memungkinkan kelompok militan yang berafilisasi dengan jaringan teroris al-Qaeda itu untuk melakukan mobilitas dan membuat tempat-tempat persembunyian.
Seperti diketahui, situasi di Irak bergolak menyusul jatuhnya kota Mosul 10 Juni lalu ke tangan gerilyawan kelompok teroris yang terafiliasi dengan al-Qaeda. Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki mengumumkan status siaga penuh, ratusan ribu penduduk mengungsi, para ulama dari semua mazhab menyerukan fatwa jihad melawan ISIS, dan tentara Irak bersama ribuan relawanpun bangkit memerangi militan ISIS. (mm/ina/imn/iraqalqanun)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL