Moskow, LiputanIslam.com –   Kemhan Rusia mengumumkan bahwa salah satu jenderalnya yang bertugas sebagai penasehat untuk tentara Suriah terbunuh akibat luka parah yang dideritanya setelah terkena serangan mortir kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di dekat Deir Ezzor, Suriah timur.

Kementerian ini, Minggu (24/9/2017), menyatakan bahwa Letjen Valery Asapov “berada di sebuah pos komando pasukan Suriah, membantu komandan Suriah dalam operasi pembebasan kota Deir al-Zor,” ketika dia “terluka parah “oleh tembakan mortir ISIS.

Provinsi Deir Ezzor merupakan satu-satunya wilayah Suriah yang sebagian besar masih dikuasai ISIS. Dewasa ini ISIS di sana mendapat serangan dari dua pihak; satu dari tentara Suriah dan sekutunya yang didukung serangan udara Rusia, dan yang lain Pasukan Demokrasi Suriah yang merupakan aliansi Kurdi-Arab yang didukung oleh pasukan koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat.

Militer Rusia mulai terlibat dalam perang di Suriah sejak September 2015 untuk membantu pemerintah Suriah melawan pemberontakan dan terorisme.

Laporan lain dari Observatorium Suriah untuk HAM (SOHR) menyebutkan bahwa sedikitnya 45 militan anggota kelompok Failaq al-Sham tewas terkena serangan udara Rusia yang menyasar salah satu markas mereka di provinsi Idlib di barat laut Suriah, Sabtu (23/9/2017).

Direktur Eksekutif SOHR Rami Abdulrahman menjelaskan bahwa serangan itu menerjang kawasan sekitar desa Tal Mardikh dekat kota Saraqeb di bagian timur provinsi Idlib, sementara markas yang diserang berada di area pegunungan.

Menurut SOHR, Falilaq al-Sham merupakan salah satu kelompok oposisi moderat Suriah yang memiliki ribuan militan yang tersebar terutama di provinsi Idlib dan Aleppo. (mm/tass/afp)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL