iraq-army-day-2010-1-6-7-41-29Baghdad, LiputanIslam.com – Otoritas militer Irak menyatakan sedikitnya 279 anggota kelompok ekstrimis bersenjata Daulat Islam Irak dan Suriah (ISIS) tewas dalam pertempuran yang terjadi sepanjang Sabtu lalu (14/6/2014).

Juru Bicara Panglima Angkatan Bersenjata Irak Mayjen Qassim Atta dalam jumpa pers di Baghdad Ahad (15/4/2014) mengatakan, “Sepanjang 24 jam lalu, lebih dari 279 teroris terbunuh di berbagai kawasan.”

Dia menambahkan bahwa situasi keamanan di Baghdad sepenuhnya terkendali, dan aparat keamanan terus menggalakkan operasi penyisiran tempat-tempat persembunyian teroris. Menurutnya, serangan paling mematikan untuk ISIS selama ini berasal Angkatan Udara Irak.

Dalam jumpa pers itu juga diperlihatkan rekaman video operasi penghancuran sarang-sarang militan di provinsi Salah al-Din.

Dia membantah rumor bahwa aparat keamanan menggali parit di bagian utara Baghdad untuk menghadang gerak maju militan ISIS. “Sama sekali tidak benar kabar yang menyebutkan bahwa aparat keamanan menggali parit di bagian utara Baghdad,” ujarnya.

Dia mengatakan pihaknya akan menindak tegas media yang menebar berita yang jelas-jelas bohong serta pihak-pihak yang mendukung terorisme.

Sabtu lalu (14/6/2014) Juru Bicara Qassim Atta menyatakan BBC telah melansir berita-berita palsu serta mendesak lembaga pemberitaan yang berbasis di London, Inggris, ini supaya mengubah kebijakan medianya terhadap Irak. Saat itu dia juga mengancam akan melakukan tindakan tegas terhadap BBC.

Situasi keamanan di Irak memanas menyusul serbuan militan ISISI terhadap Mosul, provinsi Ninawa, 10 Juni lalu. Kota ini bersama seluruh wilayah provinsi itu sempat jatuh sepenuhnya selama beberapa hari ke tangan gerilyawan yang terafiliasi dengan jaringan teroris internasional al-Qaeda tersebut. Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki mengumumkan status siaga penuh, ratusan ribu penduduk mengungsi, para ulama dari semua mazhab menyerukan fatwa jihad melawan ISIS, dan tentara Irak bersama ribuan relawanpun bangkit untuk menumpas ISIS. (mm/iraqinews/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL