Gaza, LiputanIslam.com –  Satu anak kecil Palestina gugur syahid dan beberapa lainnya cidera dan mengalami sesak nafas akibat serangan pasukan Zionis Israel terhadap massa pengungjuk rasa di kawasan timur Jalur Gaza, Jumat (13/7/2018).

Regu ambulan Palestina menyatakan bahwa seorang anak berusia 15 tahun telah gugur setelah menderita luka diterjang timah besi pasukan Zionis di timur kota Gaza.

Mereka juga mengatakan bahwa puluhan peserta aksi unjuk rasa Palestina juga mengalami cidera dengan kondisi sebagian besar mengalami sesak nafas akibat gas air mata yang dilepaskan oleh pasukan Israel di wilayah perbatasan Jalur Gaza-Israel (Palestina pendudukan 1948).

Unjuk rasa warga Palestina di Jalur Gaza dengan tema Great March of Riturn yang meneriakkan hak seluruh pengungsi Palestina untuk kembali ke kampung halamannya, termasuk di wilayah Israel, masih berlanjut dan telah memasuki bulan keempat. Aksi yang melibatkan ribuan massa ini juga menuntut diakhirinya blokade Israel terhadap Jalur Gaza yang sudah berlangsung 11 tahun.

Dalam aksi Jumat kemarin panitia juga mengangkat tema “Jumat Peduli Khan al-Ahmar”. Khan al-Ahmar adalah nama sebuah desa di dekat al-Quds (Yerussalem) yang hendak dihancurkan dan penduduknya akan diusir oleh Israel.

Ribuan warga Palestina berkumpul di dekat Kamp al-Awdah yang didirikan sebagai posko aksi sejarak ratusan meter di lima lokasi utama di bagian timur Jalur Gaza dekat perbatasan Israel.

Para peserta aksi mengibarkan bendera Palestina serta membakar ban-ban bekas dekat pagar pembatas untuk menutupi pemandangan dari para sniper Israel yang meneropong massa dari balik pagar pembatas.

Sejauh ini warga Palestina yang telah gugur sebagai syuhada akibat serangan pasukan Israel dalam aksi protes yang berlangsung hampir setiap hari sejak 30 Maret lalu tersebut mencapai 138 orang. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*