assad jobar 01Damaskus, LiputanIslam.com – Presiden Suriah Bashar al-Assad menyambut malam tahun baru 2015 dengan cara yang relatif unik; berkumpul di tengah prajurit Suriah di lokasi pertempuran melawan para teroris takfiri. Bersamaan dengan ini, tersiar kabar bahwa tiga negara Arab akan segera membuka kembali kedutaan besarnya untuk Suriah di Damaskus.

Al-Assad mendatangi barak-barak militer Suriah di kawasan Jobar dekat Damaskus yang menjadi salah satu zona operasi militer Suriah untuk menumpas para teroris.

Sebagaimana terlihat dalam beberapa foto dengan latar belakang gelap yang dimuat di situs Shaamtimes, dia melihat langsung lokasi pertempuran, masuk ke kubu-kubu pertahanan yang sempit, makan malam bersama tentara dengan menu seadanya dan berbincang dengan para prajuritnya.

“Jika sekarang masih ada ruang untuk gembira di Suriah maka ini tak lain berkat kemenangan kalian dalam pertempuran melawan para teroris,” tuturnya, sebagaimana dikutip Shaamtimes.

Dia yang datang mengenakan jaket, kaus dan celana jean dengan warna serba hitam itu menambahkan, “Di awal tahun, semua anggota keluarga berkumpul satu sama lain, tetapi kalian menghendaki berada di sini meninggalkan keluarga kalian demi melindungi bangsa dan tanah air kalian.”assad jobar 00

Kantor berita Iran, IRNA, juga memuat berita tentang ini dengan keterangan lebih detail. Disebutkan bahwa pada kesempatan itu al-Assad juga mengatakan, “Menyambut tahun baru adalah harapan setiap orang, tapi harapan terbesar orang-orang Suriah sekarang adalah kemenangan angkatan bersenjata dan semua orang yang turut berjuang bersama mereka melawan terorisme.”

assad jobar 02Dia juga berkata kepada tentara Suriah, “Rakyat Suriah sangat menyintai kalian dan berbangga dengan kalian. Adapun kami sendiri justru telah mendapatkan spirit dari kalian, dari ketinggian spirit dan kepahlawanan kalian.”

Laporan lain tentang Suriah menyebutkan bahwa hubungan diplomatik negara ini dengan negara-negara Arab mulai terlihat akan segera membaik.

Berbagai sumber yang dikutip situs berita al-Manar menyebutkan bahwa tiga negara Arab Mesir, Kuwait dan Uni Emirat Arab akan segera membuka kedutaan besar (kedubes) masing-masing di Damaskus, ibu kota Suriah.

Salah seorang narasumber yang tak disebutkan identitasnya mengatakan, “Realitas yang ada di Suriah telah mendorong tiga negara ini untuk merevisi kebijakan politik luar negerinya terkait Suriah, dan ini menunjukkan kekandasan konspirasi teroris untuk mematahkan tekad dan kehendak rakyat, para pejabat dan tentara Suriah.”assad jobar 03

Menurut sumber itu, tiga negara tersebut dalam beberapa hari terakhir telah menjalin komunikasi intensif dengan para pejabat Suriah mengenai persiapan pembukaan kedubes masing-masing di Damaskus.

Sumber itu juga mengatakan bahwa sebagian negara Eropa juga menjalin kontak dengan pemerintah Suriah karena mereka juga diresahkan oleh kemungkinan adanya serangan teror. Namun, lanjut sumber itu, pemerintah Suriah menyatakan bahwa langkah awal untuk kerjasama dengan mereka ialah pengambilan sikap politik mereka secara tegas dan terbuka terkiat krisis Suriah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*