pasukan-kuwairKuwaitcity, LiputanIslam.com –  Angkatan bersenjata dan Korps Garda Nasional Kuwait menggelar latihan untuk menggalang kesiapan menghadapi ancaman keamanan kelompok teroris takfiri ISIS.

Minggu kemarin (13/11/2016) dilaporkan bahwa meskipun di Kuwait terdapat lebih dari 15,000 personil tentara Amerika Serikat, tapi pasukan keamanan Kuwait sendiri sedang disiagakan untuk menjaga perbatasannya dengan Irak di utara dan memantau perkembangan situasi keamanan yang dirasa genting dalam beberapa bulan terakhir.

Sebelumnya, Wakil Menlu Kuwait Khaled al-Jarallah  dalam sebuah statemennya menyambut gembira operasi pembebasan kota Mosul oleh pasukan Irak, dan menyinggung adanya aksi serangan sporadis ISIS di berbagai kawasan Irak lainnya.

“Mengingat secara geografis Kuwait berdekatan dengan kota Basrah (Irak) dan karena terbukanya kemungkinan aksi desruktif ISIS di Irak selatan maka Kuwait menyiapkan diri untuk mengantisipasi segala kemungkinan buruk,” katanya dalam sebuah jumpa pers.

Saat ditanya wartawan mengenai kemungkinan lalu lintas anggota ISIS di wilayah perbatasan Irak-Kuwait, dia memastikan negaranya memantau secara cermat perkembangan situasi di Irak.

Mengenai operasi pembebasan Mosul dia mengatakan, “Kuwait mengucapkan selamat atas keberhasilan pasukan Irak menekan ISIS di Mosul dan kemenangan-kemenangan yang mereka raih dalam beberapa hari terakhir ini. Semoga bendera Irak segera berkibar di Mosul, dan pasukan teroris ISIS terusir dari kota ini.” (mm/alanba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL