A Jaysh al-Islam (Army of Islam) rebel fighter fires his weapon towards forces loyal to Syria's President Bashar Al-Assad at the Tal-Kurdi frontline in the Eastern Ghouta of DamascusBeirut, LiputanIslam.com –  Lembaga Observatorium Suriah untuk HAM (Observatory for Human Rights/SOHR)  mengabarkan bahwa pertempuran sengit antarsesama gerombolan teroris masih berlanjut di kawasan Ghouta Timur di timur Damaskus, ibu kota Suriah.

SOHR yang bermarkas di London, Inggris , melaporkan sedikitnya 50 kombatan teroris anti pemerintah Suriah dan dua warga sipil terbunuh dalam pertempuran mereka pada Selasa (17/5)
Disebutkan bahwa kelompok tangguh Jaish al-Islam terkunci dalam pertempuran dengan kelompok rivalnya yang dipimpin oleh kelompok Jabhah al-Nusra yang berafiliasi dengan al-Qaeda.

Direktur Eksekutif SOHR Rami Abdel Rahman di Beirut, Lebanon, mengatakan pertempuran itu sudah berlangsung hampir tiga minggu dan telah menewaskan lebih dari 500 kombatan dan beberapa warga sipil, satu di antaranya seorang dokter kandungan yang berpraktik di Ghouta Timur.
“Ini benar-benar pertempuran yang hebat,” ungkap Abdel Rahman kepada AFP.

Ghouta Timur adalah kawasan yang menjadi basis terbesar pemberontak dan teroris di provinsi Damaskus, dan kelompok Jaish al-Islam yang didukung Arab Saudi adalah pihak yang paling dominan di distrik tersebut.  Namun kelompok ini belakangan menghadapi tantangan dari kelompok Failaq al-Rahman dan Jaish al-Fustat yang dikendalikan oleh Jabhah al-Nusra.

Mereka saling tuding kafir, berkhianat, penebar fitnah dan lain sebagainya. Mereka bahkan saling bantai sambil mengumandangkan slogan yang sama; “Perang melawan Khawarij dan Anjing Neraka.” (Baca: Ketika Sesama Teroris di Suriah Saling Tuding “Anjing Jahannam” )

Penduduk dan pejabat setempat sudah berusaha menengahi dan menyudahi konflik tersebut. Mereka antara lain menggelar aksi untuk rasa supaya kelompok-kelompok itu berhenti menumpahkan darah satu sama lain. Tapi usaha itu sia-sia, dan sampai sekarang masih tetap haus darah satu sama lain. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL