Damaskus, LiputanIslam.com –  Pasukan Arab Saudi (SAA) terus berperang melawan kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di kota Deir al-Zor, Suriah timur.  Rabu (5/4/2017) mereka menghabisi 25 teroris ISIS dan menyapu bersih satu lagi bagian dari kawasan al-Maqabir di bagian selatan kota ini.

Deir al-Zor yang kaya minyak dikepung ISIS sejak 2014 sehingga bantuan untuk penduduk yang terisolasi di sana hanya bisa disalurkan melalui jalur udara.

Hari itu pula SAA dan kelompok-kelompok bersenjata sekutunya di provinsi Homs menangkal serangan kelompok teroris Jabhat al-Nusra ke markas-markas militer sekitar bendungan Houla.

Kawanan teroris itu datang menyerbu ke bendungan di barat laut Homs itu dari desa Taldou dan mendapat reaksi sengit dari SAA hingga sejumlah teroris yang sebagian di antaranya berstatus komandan tewas.

Homs merupakan kota ketiga terbesar di Suriah setelah Damaskus dan Aleppo, terletak di bagian barat Suriah dan berjarak 162 km dari Damaskus, ibu kota Suriah.

Di barat laut Suriah, kolonel desersi Suriah Ali Samahi yang memimpin kelompok pemberontak Pasukan Kebebasan Idlib tewas akibat serangan teror yang menerjang mobilnya di kawasan Khan al-Sabal, selatan kota Idlib. Kolonel Ahmad Saud, komandan Divisi 13, dan seorang militer lain yang juga ada dalam mobil yang sama tidak diketahui nasibnya.

Khan al-Sabal dikuasai kelompok teroris Hayat Tahrir al-Sam alias Jabhat al-Nusra. Para netizen menyatakan kelompok ini sebagai pelaku serangan teror tersebut. Sejauh ini sudah banyak pentolan teroris yang tewas akibat saling serang di antara sesama kelompok teroris di provinsi Idlib.  (mm/sana/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL