Harasta, LiputanIslam.com –  Pasukan Arab Suriah (SAA) dalam operasi penyisiran kota Harasta di kawasan Ghouta Timur, provinsi Damaskus, Rabu (28/3/2018), telah menemukan ranjau-ranjau buatan Israel dan jaringan terowongan besar yang semula digunakan oleh kawanan teroris untuk pergerakan serta penyimpanan senjata dan amunisi mereka.

SAA melanjutkan operasi penyisiran sarang-sarang teroris dan berbagai kawasan permukiman di Harasta yang semula dikuasai oleh kawanan teroris yang akhirnya terusir dan terelokasi ke provinsi Idlib. Operasi penyisiran dilakukan secara intensif demi menjamin sepenuhnya keamanan kota ini dan sebagai persiapan masuknya lembaga-lembaga negara Suriah ke kota ini.

Menurut kantor berita Suriah, SANA, dalam operasi ini SAA telah menemukan sebuah jaringan terowongan yang panjang dan rumit di daerah-daerah permukiman Harasta, dan menemukan pula gudang-gudang senjata yang menyimpan berbagai jenis senjata, amunisi, dan mortir dalam jumlah besar, termasuk ranjau-ranjau buatan Rezim Zionis Israel.

Jumat pekan lalu kota ini diumumkan telah kosong dari teroris setelah penerapan perjanjian yang mengharuskan kawanan teroris beserta keluarga mereka keluar dari provinsi Idlib.

Setelah itu Kemendagri Suriah mendirikan pusat pelayanan bagi warga yang masih bertahan di dalam rumah mereka serta menjaga properti umum maupun pribadi dan memenuhi kebutuhan pokok penduduk.

SAA juga menyiapkan operasi besar ke Douma, kota terakhir yang masih dikuasai teroris di Ghouta Timur. SAA akan menyerbu dan menggempur kawanan teroris itu jika mereka tetap menolak menyerahkan kota ini kepada SAA.

“Semua pasukan yang bertugas di Ghouta Timur bersiap memulai operasi besar-besaran di Douma, selagi kawanan teroris Jaish al-Islam enggan menyerahkan kota ini dan meninggalkannya,” ungkap sumber militer, seperti dikutip al-Watan, Rabu. (mm/rayalyoum/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*