tentara-suriah-di-aleppoAleppo, LiputanIslam.com –   Pasukan Arab Suriah (SAA), Selasa, menyerukan kepada kawanan bersenjata dan warga sipil yang masih bertahan di Aleppo timur agar meninggalkan wilayah ini.

“Tentara menggunakan pengeras suara untuk menyeru kawanan bersenjata dan warga sipil yang berminat keluar dari perkampungan-perkampungan di Aleppo timur, karena tentara akan masuk untuk perbersihan setelah mereka keluar,” ujar sumber militer Suriah.

SAA dan kelompok-kelompok bersenjata pendukungnya bersiap-siap memasuki sisa-sisa kawasan yang masih menjadi tempat bertahan kawanan bersenjata, menyusul keberhasilan implementasi sebagian besar kesepakatan mengenai evakuasi kawanan bersenjata dan keluarga mereka yang diimbali dengan evakuasi warga pendukung pemerintah dari distrik Kafriya dan al-Fu’ah yang dikepung kawanan bersenjata di provinsi Idlib.

“Rencanannya, dalam beberapa jam ke depan akan selesai tahap terakhir pengeluaran kawanan bersenjata dari Aleppo timur dengan 62 bus bersamaan dengan tibanya tahap terakhir warga Kafriya dan al-Fu’ah yang dievakuasi dengan delapan bus ke kota Aleppo,” lanjutnya.

Menurutnya, kawasan yang masih menjadi tempat bertahan kawanan bersenjata di Aleppo timur ialah Salahuddin, al-Masyhad, al-Ansari, dan al-Zabadiyah dan sebagai kawasan Saif al-Daulah, dan SAA akan memasuki kawasan-kawasan ini untuk disisir dan dikuasai penuh.

Dia juga mengatakan bahwa angkatan bersenjata Suriah selanjutnya akan mengumumkan secara resmi bahwa kota Alppo sudah kembali sepenuhnya ke tangan pemerintah Suriah.

Beberapa sumber lain yang dekat dengan pemerintah menyebutkan bahwa jumlah warga yang dievakuasi dari Kafriya dan al-Fu’ah sekira 700 orang, dan sebagian di antara mereka dipindah ke provinsi Damaskus, dan sebagian lain ke provinsi Tartus.

Bersamaan dengan ini, sepanjang Senin lalu sebanyak 25,000 orang yang terdiri atas kawanan bersenjata dan warga sipil telah dievakuasi. Sebagian besar mereka tidak diangkut dengan bus, melainkan keluar dengan mengendarai mobil pribadi menuju kawasan al-Rashidin di selatan Aleppo.

Ledakan Bom

Ledakan bom mengguncang kawasan al-Aziziyah, Aleppo, ketika warga setempat yang mayoritas beragama Kristen merayakan kemenangan pasukan pemerintah Suriah dalam perang Aleppo, bersamaan dengan perayaan menjelang Natal dan tahun baru 2017, Selasa malam.

Ledakan terjadi di lokasi yang berjarak puluhan meter dari lokasi kerumunan di mana warga antara lain membentangkan poster besar Presiden Suriah Bashar al-Assad, mengibarkan bendera Suriah dan Rusia, dan bersuka ria atas pulihnya situasi keamanan dan berhentinya perang.

Ledakan diduga berasal dari bom mobil, namun belum ada keterangan mengenai korban yang mungkin jatuh akibat ledakan tersebut. (mm/raialyoum/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL