Beirut, LiputanIslam.com –   Pasukan Arab Suriah (SAA) yang didukung Angkatan Udara (AU) Rusia telah memasuki bagian barat kota Mayadin, Suriah timur, yang menjadi markas terakhir kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), Jumat (6/10/2017).

Direktur Eksekutif Obersevatorium Suriah untuk HAM (SOHR), Rami Abdulrahman, mengatakan kepada AFP, “Pasukan pemerintah telah memasuki kota Mayadin dan menguasai sejumlah bangunan di bagian barat kota ini setelah bergerak maju dari arah Badiah dengan dukungan AU Rusia.”

Sejauh ini ISIS yang dalam beberapa bulan terakhir menderita kekalahan beruntun di Suriah masih menguasai lebih dari setengah wilayah provinsi Deir Ezzor yang kaya minyak dan berbatasan dengan Irak.

Mereka masih menduduki beberapa distrik di bagian timur kota Deir Ezzor dan sejumlah kota kecil di bagian timur dan selatan provinsi Deir Ezzor serta kawasan sahara yang luas. Selain itu mereka masih menguasai kota Mayadin dan Abu Kamal, dua kota yang menjadi markas besar ISIS di Suriah.

Para pengamat mengatakan bahwa ISIS secara bertahap telah melarikan sebagian besar pasukan dan pemimpinnya ke dua kota ini bersamaan dengan kekalahan mereka di beberapa kawasan lain yang menjadi kantung mereka di Suriah, terutama kota Raqqa di utara di mana mereka juga sudah nyaris kalah total melawan Pasukan Demokrasi Suriah (SDF) yang didukung pasukan koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan pihaknya tidak dapat mengirim bantuan kemanusiaan ke provinsi Deir Ezzor setelah salah satu jalur terputus akibat pertempuran.

“Pertempuran di barat daya kota (Deir Ezzor) telah menyebabkan terputusnya jalur yang sampai sekarang belum pernah digunakan untuk bantuan perdagangan dan kemanusiaan,” ungkap juru bicara Sekjen PBB Stephane Dujarric, Jumat.

Dia mengaku prihatin atas kondisi sekira dua juta penduduk di provinsi Deir Ezzor, dan pertempuran yang berkobar Rabu lalu telah memaksa ratusan kepala keluarga mengungsi menuju wilayah utara provinsi Deir Ezzoor dan pinggiran timur kota Deir Ezzor, yaitu kawasan yang sulit terjangkau bantuan kemanusiaan.

PBB mengirim bantuan terbarunya ke kota Deir Ezzor pada 27 September lalu. (mm/rayalyoum/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL