Beirut, LiputanIslam.com –  Pasukan Arab Suriah (SAA) berhasil menguasai distrik strategis Maskana yang sebelumnya menjadi markas dan benteng terakhir kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di sisi timur provinsi Aleppo, Minggu (04/06/2017).

Sumber militer Suriah menyebut keberhasilan tidak lepas dari perkembangan militer yang terjadi di kawasan Badiya Suriah, mengingat letak Maskana secara geografis dan posisinya yang menghubungkan kawasan-kawasan timur Aleppo dengan kawasan Badiya Suriah.

Dia menjelaskan bahw a keberhasilan itu menjadi persiapan untuk dua kemungkinan. Pertama, untuk pergerakan maju menuju Badiya, dan ini merupakan kemungkinan terbesar karena telah terjadi perkembangan militer signifikan di Badiya. Kedua, untuk perluasan zona perlindungan bagi landasan udara militer al-Jarrah di dekat Maskana yang telah dikuasai oleh SAA.

Sementara itu, Pasukan Demokrasi Suriah (SDF) yang merupakan aliansi Kurdi-Arab dalam penumpasan ISIS telah menguasai Bendungan Baath, 30 km barat kota Raqqa di utara Suriah, Minggu pagi.

Komandan militer SDF kepada DPA mengatakan, “Pasukan kami pagi hari telah menguasai penuh kantor pengendalian Bendungan Baath dari arah selatan dekat desa al-Hammam, dan melakukan pembersihan lokasi dari ranjau, bom, dan barikade tanah yang dipasang oleh kawanan bersenjata ISIS.”

Dia menambahkan bahwa dengan demikian SDF memiliki akses baru terhadap Sungai Eufrat di provinsi Raqqa.

Pada pertengahan Mei lalu SDF berhasil menguasai Bendungan Eufrat yang merupakan bendungan terbesar di Suriah, sementara di akhir tahun 2015 mereka menguasai Bendungan Tashrin, dan dengan demikian SDF menguasai pusat-pusat pembangkit listrik di Suriah. (mm/shamtimes)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL