Damaskus, LiputanIslam.com –  Pasukan Arab Suriah (SAA) melanjutkan operasi militernya terhadap kelompok teroris Jabhat al-Nusra dan kelompok-kelompok lain yang bersekutu dengannya di Ghouta Timur.

Bersamaan dengan berlanjutnya proses keluarnya penduduk dari jalur-jalur khusus yang telah ditetapkan oleh pemerintah, satuan-satuan pasukan penyerbu Suriah melanjutkan pergerakan secara stabil dan gradual, dan Selasa (20/3/2018) mereka memuai operasi intensif dari empat arah sekaligus sekaligus, yaitu arah Hizma, Ein Tarma, Zamalka, dan Harasta, serta berhasil mendapatkan kemajuan baru setelah menimpakan banyak kerugian jiwa dan materi pada pihak lawan.

SAA juga mulai melancarkan serangan di bagian timur provinsi Daraa dan merebut sebuah desa di sekitar kawasan Lajah yang merupakan sarang kelompok pemberontak.

Pemberontak menguasai lebih dari 60% wilayah provinsi Daraa, sementara SAA menguasai 35% persen, dan kelompok teroris juga menguasai sejumlah daerah di Haud al-Yarmuk di barat daya Daraa.

Sementara itu, sumber kepolisian Damaskus, ibu kota Suriah, mengatakan bahwa 29 orang terbunuh dan 23 lainnya luka-luka terkena ledakan roket yang ditembakkan oleh kawanan teroris ke sebuah pasar tradisional di distrik Kashul bagian selatan kota ini, Selasa malam.

Sumber itu menambahkan bahwa jumlah korban meninggal bisa jadi bertambah karena kondisi sebagian korban luka kritis.

Peristiwa ini tercatat sebagai yang terbesar dari segi jumlah korban tewas dan luka berkenaan dengan serangan roket teroris ke Damaskus.  (mm/alalam/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*