jalur-castillo-aleppoHamburg, LiputanIslam.com –   Menlu Rusia Sergey Lavrov mengumumkan penangguhan operasi serangan pasukan pemerintah Suriah di Aleppo demi membukakan kesempatan untuk evakuasi warga sipil.

“Saya dapat mengatakan kepada Anda hari ini bahwa operasi militer di Aleppo timur telah dihentikan karena di sana ada operasi besar-besaran untuk mengevakuasi warga sipil,” katanya di sela-sela pertemuan Organisasi Keamanan dan Kerjasama Uni Eropa (Organization for Security and Co-operation in Europe/OSCE) di Hamburg, Jerman, Kamis (8/12/2016).

“Di situ akan ada jalur evakuasi 80,000 orang sejarak 5 km,” lanjutnya.

Dia juga menyebutkan bahwa perundingan militer dan diplomatik akan diselenggarakan di Jenewa, Swiss, Sabtu depan untuk “mengakhiri tindakan yang membatasi sarana penyelesaian persoalan di Aleppp timur.”

Dia menjelaskan bahwa perundingan ini akan membahas terutama mengenai rencana evakuasi militan maupun sipil yang bersedia dievakuasi.

Menanggapi hal ini, jubir Gedung Putih Josh Earnest mengatakan, “Ini merupakan pertanda bahwa sesuatu yang positif mungkin akan terjadi.”

Sebelumnya, seorang pejabat  Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa Menlu AS John Kerry dan Lavrov tidak menghasilkan kemajuan dalam pembicaraan keduanya mengenai gencatan senjata Aleppo setelah dua kali mengadakan pertemuan informal di sela-sela pertemuan internasional di Hamburg. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL