rusia-turkiNewYork, LiputanIslam.com –  Wakil Tetap Rusia di PBB Vitaly Churkin dalam sebuah surat yang dibagi-bagikan kepada para anggota Dewan Keamanan PBB menuding badan intelijen Turki menjalin hubungan dengan kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

“Dinas rahasia Turki telah membantu ISIS dalam penggalangan bantuan di Turki,” ungkapnya, seperti dikutip Segodnya, Kamis (18/2).

Churkin juga menyebutkan bahwa para anggota ISIS dengan bantuan badan-badan intelijen Turki di kota Antalya, Turki, telah membuat jaringan luas untuk penggalangan bantuan dari warga negara-negara eks-Uni Soviet yang berkunjung ke Turki, dan mengirim para simpatisan ISIS ke Suriah dan bisa jadi juga ke Rusia untuk ikut serta dalam operasi-operasi teror.  Menurutnya, para simpatisan ISIS itu adalah warga negara Kyrgyzstan, Azerbeijan, dan penduduk kawasan Kaukasus Rusia.

Dia juga menjelaskan bahwa pada September 2015 sebanyak lebih dari 1000 teroris ISIS dari negara-negara Eropa dan Asia Tengah mengalir ke Suriah melalui wilayah Turki. Mereka masuk dengan leluasa ke wilayah Suriah melalui pintu perbatasan di kawasan Gazeantep.

Lebih lanjut Wakil Tetap Rusia di PBB menuduh Turki juga mengirim bantuan berbagai jenis senjata ke Suriah untuk ISIS, dan berbagai lembaga Turki mendapatkan keuntungan dari penyelundupan senjata ini.

Dalam beberapa bulan terakhir ini Rusia berulangkali menuding Turki sejak awal menjalin hubungan dengan berbagai kelompok teroris yang malang melintang di Suriah.

Media Rusia menyebutkan bahwa meskipun membantah tuduhan Rusia, namun pemerintah Turki tak dapat menyembunyikan dukungannya kepada berbagai kelompok ekstrim di Suriah semisal Ahrar al-Sham, Jaish al-Fath, dan Jabhah al-Nusra yang jelas-jelas menggunakan cara-cara teror. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL