Moskow, LiputanIslam.com –  Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dalam wawancara dengan majalah National Interest menyatakan tak ada satupun fakta yang menunjukkan Iran bekerjasama dengan para teroris.

Sebagaimana dikutip TASS milik Rusia, Rabu (29/3/2017), Lavrov mengatakan, “Saya kira pemerintahan Trump (Presiden Amerika Serikat/AS) tidak akan berpikir sesuai slogan-slogan yang dilontarkannya dalam kampanye pilpres, dan bahwa Iran adalah negara teroris pertama. Kita tak memiliki satupun fakta yang mendukung klaim ini.”

Dia menambahkan, “Paling tidak, ketika kami berhadapan dengan ancaman teror besar, ketika kami mendapat serangan pada dekade 90-an abad lalu di utara Kaukasus, kami mengungkap dan menemukan puluhan dan ratusan kombatan teroris asing dari negara-negara yang sangat dekat dengan Iran, tapi sama sekali bukan dari Iran.”

Menurutnya, Iran tidak pernah menggunakan hubungannya dengan kelompok-kelompok Islamis seperti Hizbullah dan Hamas untuk “menebar ekstrimisme dan menimbulkan kekacauan.”

Lavrov juga mengatakan bahwa Rusia dan Iran adalah dua negara yang bekerjasama erat dengan tentara Suriah dalam perang melawan teroris di Suriah. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL