Moskow, LiputanIslam.com –  Rusia menyerukan penyelenggaraan sidang darurat Dewan Keamanan PBB untuk menyelidiki berlanjutnya serangan udara Amerika Serikat (AS) yang menjatuhkan banyak korban sipil di Mosul, Irak utara.

“Dalam serangan udara AS ke Mosul selama 10 lalu sekira 100 warga sipil terbunuh… Kecil kemungkinan Dewan Keamanan sependapat dalam masalah ini, tapi kami akan melontarkan pertanyaan-pertanyaan kami agar keadaan dapat dikendalikan,” ungkap Menlu Rusia Sergei Lavrov dalam jumpa pers bersama sejawatnya dari Italia Angelino Alfano  di Moskow, Senin (27/3/2017), seperti dilansir Segodnya milik Rusia.

Dia memastikan AS dalam serangan udara terbarunya telah melakukan pemboman selama lebih dari satu jam sehingga aneh jika selama ini AS tidak menyadari kawasan-kawasan yang diserangnya itu merupakan kawasan sipil.

Terakhir dia berharap Mosul segera lepas total dari cengkraman kelompok teroris ISIS.

Sejauh ini sebanyak ratusan orang, termasuk perempuan dan anak kecil, yang tersebar di berbagai kota di Irak, termasuk Daquq dan Mosul, serta Suriah, termasuk Manbij, tewas akibat serangan udara pasukan koalisi internasional pimpinan AS.

Beberapa waktu lalu Moskow juga menegaskan keharusan pasukan koalisi menghentikan serangan udaranya di Mosul karena telah menjatuhkan banyak korban jiwa di pihak sipil. (mm/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL