Moskow, LiputanIslam.com –  Rusia menuding Amerika Serikat (AS) berusaha “menciptakan negara kuasi”  atau sebentuk negara dalam negara di Suriah melalui keberadaan milisi Kursi yang bernama Pasukan Demokrasi Suriah (SDF).

Menlu Rusia Sergei Lavrov menilai AS bermaksuk menempuh “langkah-langkah sepihak ” daripada mencoba “mencapai kesefahaman” di antara semua pihak di Suriah.

Lavrov menilai tujuan AS yang sebenarnya adalah memecah belah Suriah, dan tindakannya belakangan ini, termasuk pembentukan Pasukan Keamanan Perbatasan (BSF) yang beroperasi di bawah komando Pasukan Demokrasi Suriah (SDF) telah menimbulkan banyak tanda tanya bagi Rusia.

“Kami curiga AS ingin tinggal di sana untuk waktu yang lama, jika tidak selamanya,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (13/2/2018).

Dia juga mengatakan, “AS, menurut saya, mencoba menempuh langkah-langkah sepihak yang berbahaya… Tindakan ini terlihat lebih dan lebih menyerupai bagian dari sebuah garis untuk menciptakan keadaan kuasi tertentu di sebagian besar wilayah Suriah di sisi timur sungai Furat hingga perbatasan Irak.”  (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*