saudi-rusiaMoskow, LiputanIslam.com –   Pemerintah Rusia meragukan tujuan di balik pembentukan koalisi anti terorisme yang didengungkan oleh Arab Saudi belakangan ini, selagi tidak melibatkan Iran dan Irak. Kremlin tidak menunjukkan daftar negara anggota koalisi yang diprakarsai Saudi itu, meskipun menekankan keharusan menyatukan upaya pemberantasan terorisme.

“Belum tersedia informasi detail yang kami perlukan, yakni bahwa koalisi itu terdiri atas siapa saja, apa saja tujuannya, dan bagaimana terorisme akan diperangi,” ungkap juru bicara presiden Rusia Dmitry Peskov, sebagaimana dilansir Alalam, Selasa (15/12).

Riyadh sebelumnya menyatakan koalisi itu terdiri atas 34 negara, namun banyak kalangan meragukan iktikad Saudi karena negara ini justru merupakan pendukung terbesar teroris di dunia.

Aktivis medsos Saudi pengguna akun Twitter terkenal “Mujtahidd” berkomentar bahwa koalisi yang katanya sudah dibentuk itu sebenarnya tidak lebih dari sebatas kesefahaman yang dinyatakan secara lisan oleh para pejabat puluhan negara tersebut.

Karena itu, menurut Mujtahidd, apa yang dinyatakan rezim Riyadh itu lebih merupakan “gerakan unjuk diri nan malang dan putus asa” Menteri Pertahanan Saudi Muhammad bin Salman untuk memuaskan Barat demi membuktikan bahwa dia lebih berkompeten untuk mengalahkan teroris daripada Muhammad bin Nayef.

Pemilik akun yang diduga sebagai pangeran yang beroposisi terhadap rezim Saudi ini menjelaskan bahwa koalisi yang digadang-gadang oleh Muhammad bin Salman itu tidak memiliki agenda operasi, pasukan gabungan, koordinasi militer dan administratif, struktur organisasi, dan bahkan tidak memiliki watak koalisi yang paling sederhana sekalipun, termasuk penentuan tujuan yang terukur, definisi mitra dan lawan, dan penjelasan mengenai tindakan yang terencana dan tindakan di luar rencana.

Mujtahidd menyatakan bahwa apa yang terjadi sebenarnya tak lain adalah kesefahaman secara lisan dengan para pejabat negara-negara tersebut mengenai perang melawan terorisme sehingga tak ada bedanya dengan koordinasi intelijen dan politik yang dipimpin oleh Amerika Serikat selama ini. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL