Moskow, LiputanIslam.com –  Jubir Kemlu Rusia Maria Zakharova menyatakan bahwa operasi militer di Ghouta Timur, provinsi Damaskus, tak lama lagi akan berakhir, sementara Amerika Serikat (AS) dan para sekutunya tampak memperkuat posisi-posisinya di Suriah.

Zakharova menjelaskan bahwa kawanan teroris di Ghouta Timur sekarang hanya tersisa di kota Douma, sementara sebagian besar penduduk kota ini sudah berhasil keluar melalui jalur kemanusiaan.

Dia kemudian menyindir PBB dengan mengatakan bahwa Rusia berharap lembaga-lembaga yang bernaung di bawah organisasi terbesar di dunia ini tetap memberikan bantuan kepada penduduk Ghouta Timur setelah kawasan yang mencakup beberapa kota dan daerah ini berhasil dibebaskan dari pendudukan kawanan teroris.

“Kami berharap kepada lembaga-lembaga PBB yang telah bergegas membantu warga sipil di Ghouta Timur ketika kawasan ini dikuasai kawanan teroris tetap memberikan bantuan kemanusiaan dengan antusias yang sama pasca pembebasan kepada penduduk yang telah menjadi korban di kawasan pinggiran ibu kota Suriah ini,” sindirnya

Mengenai gerak-gerik AS, Zakharova menyayangkan tindakan AS memperkuat eksistensi militernya di Suriah dengan cara mengirim perlengkapan militer berat ke kawasan al-Tanaf di kawasan perbatasan tiga negara Suriah, Irak, dan Yordania.  (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*