Moskow, LiputanIslam.com –  Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyatakan bahwa laporan-laporan mengenai penerbangan helikopter Amerika Serikat (AS) di kawasan-kawasan yang dikuasai para ekstremis di Afghanistan telah menimbulkan tanda tanya dan kecurigaan, dan karena itu dia mengingatkan Washington agar tidak berusaha menjadikan para ekstremis sebagai sekutu strategis.

Dalam jumpa pers di Moskow, Rabu (31/5/2017), Lavrov mengatakan bahwa kalangan parlemen Afghanistan beberapa hari lalu telah menuntut penjelasan mengenai adanya helikopter-helikopter buatan AS yang tidak disertai simbol dan atribut negara pemiliknya di berbagai kawasan yang dikuasai para ekstremis.

Menurut Lavrov, ada laporan-laporan yang mengatakan bahwa helikopter-helikopter itu telah menjatuhkan barang, dan bahkan melakukan pendaratan kemudian terbang lagi di kawasan tersebut.

“Para saksi mata memastikan bahwa helikopter-helikopter itu kembali ke pangkalan-pangkalan tempat tentara AS berada, dan semua ini tentu saja menimbulkan banyak pertanyaan,” lanjutnya.

Lavrov lantas mengingatkan AS agar tidak menjadikan para ekstremis sebagai sekutu temporal demi mencapai tujuan-tujuan tertentu.  Dia menyebut tindakan AS ini sebagai taktik yang sepenuhnya berjangka pendek dan juga sudah pernah dilakukan sebelumnya di Afghanistan dan Irak hingga menyebabkan munculnya kelompok-kelompok teroris tangguh.

“Karena itu kami melihat bahwa semua pihak yang menghendaki kebaikan bagi Afghanistan hendaknya kooperatif dan menghindari segala agenda terselubung,” imbaunya.

Dia menambahkan bahwa Rusia berusaha menggalang dialog yang mencakup pemerintah Afghanistan serta seluruh negara jirannya dan pihak-pihak yang bermain dan peduli kepada urusan Afghanistan. Dia berharap pemerintahan baru AS dapat membuat kebijakan khusus mengenai Afghanistan dengan mewaspadai segala keadaan yang dapat berdampak buruk bagi perdamaian di negara ini. (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL