NewYork, LiputanIslam.com –  Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyatakan Rusia sudah mulai membekali Suriah dengan sistem pertahanan udara S-300. Dia juga menegaskan bahwa teroris di Idlib, Suriah, harus dimusnahkan ataupun diadili.

“S-300 mulai kami serahkan kepada Suriah,” ungkapnya dalam konferensi pers di sela-sela sidang Majelis Umum PBB, Jumat (28/9/2018).

Dia mengatakan bahwa proses penyerahan dilakukan segera setelah insiden tertembak jatuhnya pesawat militer Rusia Il-20 di Suriah pekan lalu.

Mengenai keberadaan Iran di Suriah Lavrov mengatakan bahwa negara republik Islam ini membantu pemerintah memerangi terorisme atas undangan Damaskus, dan Rusia tidak melihat adanya ancaman teroris dari keberadaan Iran di Suriah.

“Iran tak dapat dikurung dalam perbatasannya dengan dalih ia campurtangan di Irak, Suriah, dan Yaman,” ujarnya.

Mengenai Idlib, Lavrov menegaskan bahwa relokasi para teroris dari provinsi di Suriah barat laut itu ke wilayah lain tak dapat diterima.

“Mereka harus dihancurkan atau diserahkan kepada mahkamah,” tegasnya. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*