Sidney, LiputanIslam.com –  Australia menangguhkan misi serangan udaranya di Suriah menyusul peringatan dari Rusia bahwa negara Beruang Merah ini akan menembak pasawat pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) setelah terjadi peristiwa jet tempur AS menembak jatuh jet tempur Suriah.

Jubir Kemhan Australia menyatakan kepada kantor berita DPA melalui email bahwa sebagai tindakan antisipasi, pasukan pertahanan Australia menangguhkan operasi pemboman udara di Suriah untuk sementara waktu.

Australia merupakan salah satu anggota utama koalisi internasional yang menjalankan misi militer di Irak dan Suriah.  Negeri Kanguru ini bergabung dengan koalisi internasional pada Agustus 2014, dan setahun kemudian memperluas operasi udaranya hingga ke wilayah Suriah sesuai permintaan dari AS.

Senin lalu (19/6/2017) Rusia membuat maklumat bahwa pihaknya akan membidik jet tempur pasukan koalisi internasional yang melintasi angkasa Sungai Furat. Maklumat ini dinyatakan setelah jet tempur AS menembak jatuh jet tempur Suriah.

Kemhan Rusia juga menyatakan menempuh langkah-langkah untuk menyudahi kerjasama dengan AS yang terjalin sesuai kesepakatan koordinasi di angkasa Suriah dan yang semula ditujukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya konfrontasi antara pasukan Rusia dan pasukan koalisi internasional. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL