Moskow, LiputanIslam.com –  Rusia menyatakan prihatin terhadap kemungkinan terjadinya konfrontasi Iran dengan Israel di Suriah, dan karena itu Rusia juga mengaku mengerahkan segenap upayanya untuk mencegah pecahnya konfrontasi ini.

Tentang ini, Dubes Rusia untuk Iran, Levan Dzhagaryan, kepada surat kabar Kommersant, Rabu (18/7/2018), mengatakan, “Kontak senjata sesekali terjadi. Kami tentu mencemaskan kemungkinan konfrontasi militer antara pasukan Iran dan Israel di Suriah sehingga kami melakukan segala sesuatu yang memungkinkan untuk menghindari hal itu dan mencegah eskalasi pertikaian.”

Dzhagaryan mengatakan bahwa keberadaan militer Iran di Suriah terhitung legal, dan mengenai desakan Israel kepada Rusia agar mengeluarkan pasukan Iran dari Suriah dia mengatakan, “Iran bukanlah negara yang dapat ditekan, sebab Iran negara besar dan memiliki kebijakan luar negeri yang independen. Iran tak dapat diperlakukan kecuali dengan cara meyakinkan dan tanpa tekanan yang justru tidak akan membuahkan hasil.”

Dalam beberapa bulan ini Israel dikabarkan telah melancarkan serangkaian serangan udara ke beberapa posisi di Suriah sembari mengklaim ditujukan terhadap pasukan Iran atau sebagai balasan atas serangan dan agresi yang datang dari wilayah Suriah.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berulangkali menegaskan pihaknya tidak akan membiarkan pasukan Iran berkonsentrasi di Suriah. Menurutnya, Iran getol berusaha memanfaatkan Hizbullah yang berbasis di Lebanon guna memperluas pengaruhnya di Suriah untuk menyerang Israel.

Isu keberadaan Iran di Suriah ini bahkan menjadi tema utama pertemuan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Helsinki, ibu kota Finlandia, pada 16 Juli lalu.

Usai pertemuan ini Putin mengatakan bahwa pasca penumpasan teroris secara total di bagian barat daya Suriah harus ada upaya penyesuaian keadaan di Dataran Tinggi Golan agar sepenuhnya sejalan dengan perjanjian tahun 1974 mengenai gencatan senjata Suriah-Israel.

Di pihak lain, Trump menegaskan AS tidak akan membiarkan Iran menunggangi isu penumpasan ISIS di Suriah.

Dilaporkan bahwa dalam pertemuan puncak di Helsinki itu Putin dan Trump sepakat mengenai keharusan menjaga keamanan Israel di tengah kecemasan negara Zionis ilegal ini terhadap konsentrasi pasukan Iran di dekat Suriah selatan yang berbatasan dengan Israel. (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*