Washington, LiputanIslam.com –  Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan tidak akan menarik pasukan negara ini dari Suriah, meskipun Rusia telah memutuskan untuk menarik pasukannya dari Suriah.

AS keberatan menarik pasukannya dari Suriah dan Irak dengan dalih melanjutkan penumpasan teroris di dua negara Arab yang bersebelahan ini.

“AS akan terus maju… dan mengerahkan kemampuan untuk menang atas ISIS di semua front, dan tentunya juga untuk melindungi nyawa orang-orang AS,” ungkap jubir Gedung Putih Sarah Sanders, Senin (11/12/2017).

Sanders menegaskan bahwa pasukan AS akan terus menjalankan misinya selagi ISIS belum binasa, dan akan berusaha mencegah kembalinya kawanan teroris di Suriah.

Sebelumnya di hari yang sama jubir Pentagon Erick Bahon berkomentar bahwa keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk memulai penarikan pasukan Rusia dari Suriah tidak akan mempengaruhi misi dan prirotas AS di Suriah.

Pada akhir bulan lalu Pentagon secara resmi mengumumkan bahwa pasukan militernya di Suriah berjumlah 1720 personil.

Bulan lalu Washington Post juga mengungkap bahwa AS berencara mempertahankan keberadaan pasukannya di Suriah utara meskipun kelompok teroris ISIS sudah kalah. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL