SAM_SA-22 rusiaMoskow, LiputanIslam.com – Laporan terbaru mengenai intensitas dukungan militer Rusia kepada Suriah menyebutkan bahwa Moskow sedang dalam proses penyerahan sistem rudal mutakhir kepada Damaskus. Bersamaan dengan ini Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama menyatakan bahwa “campurtangan militer” Rusia di Moskow dapat menggagalkan upaya politik untuk menyudahi perang di Suriah.

Reuters mengutip keterangan sumber-sumber Barat dan Rusia bahwa Moskow mengirim sistem rudal canggih anti pesawat udara kepada Suriah. Sumber diplomatik Barat mengatakan bahwa pasukan Rusialah yang akan mengoperasikan sistem SA-22 tersebut dan senjata itu masih berada di perjalanan menuju Suriah.

“Sistem itu merupakan versi yang lebih canggih daripada sistem-sistem rudal yang telah disebar sebelumnya di Suriah,” katanya.

Sumber Rusia mengatakan bahwa ini bukan pertama kalinya Rusia mengirim senjata itu ke Suriah, melainkan sudah pernah dikirim sebelumnya pada tahun 2013.

Menanggapi intesitas bantuan Rusia kepada Suriah, Presiden AS Barack Obama menyatakan “strategi Rusia di Suriah akan gagal” dan “campur tangan Rusia di Suriah dapat mengandaskan upaya politik untuk penyelesaian perang di Suriah”.

Pada kata sambutannya dalam pertemuan dengan militer AS pada momen peringatan Tragedi 9/11 Obama menambahkan bahwa meningkatnya campur tangan militer Rusia di Suriah menunjukkan besarnya keresahan Presiden Suriah Bashar al-Assad sehingga membutuhkan para penasehat dari Rusia.

Di pihak lain, Presiden Rusia Vladimir Putin di sela-sela Pertemuan Puncak Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (Collective Security Treaty Organization/CSTO) di Tajikistan menegaskan negaranya akan terus memberikan dukungan militer kepada pemerintah Suriah. Dia juga menyerukan optimalisasi penumpasan teroris dengan mengutamakan peranan tentara Suriah dan Irak di darat.

“Kami mendukung pemerintah Suriah dalam perang melawan teroris. Kami telah memberikan bantuan teknis militer yang diperlukan kepada pemerintah Suriah, dan kami terus melanjutkan bantuan ini, sebagaimana kami juga menyerukan kepada negara-negara lain agar bergabung dengan kami. Jelas bahwa tanpa keterlibatan aktif otoritas dan tentara Suriah mustahil para teroris dapat dienyahkan dari negara ini dan kawasan secara keseluruhan, dan mustahil Suriah yang multi entik dan golongan dapat dilindungi,” ungkap Putin.

Dia juga memastikan bahwa seandainya tidak ada dukungan untuk Suriah maka keadaan di negara ini akan jauh lebih buruk daripada apa yang terjadi di Libya sekarang. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL