Moskow, LiputanIslam.com –   Rusia menentang pengiriman pasukan Amerika Serikat (AS) ke Timur Tengah jika Washington memutuskan untuk mengimplementasikan rencana demikian.

“Rusia tentu saja akan menentang rencana tersebut jika dideklarasikan. Siapa yang akan rela atas langkah lain menuju ketegangan di Timteng ini? ” ungkap Wakil Ketua Komisi Luar Negeri Dewan Federasi Rusia Vladimir Jabbarov kepada Sputnik, Kamis (23/5/2019).

Baca: Militer Iran Tuding Saudi Ada Di Balik Serangan Ke Kedubes AS Di Baghdad

Pernyataan ini merupakan komentar  atas laporan Associated Press (AP) yang menyebutkan bahwa Pentagon akan menyerahkan kepada Gedung Putih rencana pengiriman 10.000 bala pasukan ke Timur Tengah.

Jabbarov menyebut rencana demikian sebagai “penabuhan genderang perang” dan “upaya untuk membangkitkan keresahakan”.

Baca: Koalisi Arab Tuding Iran Persenjata Ansarullah Untuk Merudal Mekkah

AS belakangan ini meningkatkan kehadiran militernya di Timur Tengah dengan intensitas yang lebih tinggi; mengirim pesawat pembom B-52, kapal induk Abraham Lincoln dan kapal-kapal perang lain ke Timur Tengah.

Beberapa sumber media menyebutkan bahwa Pentagon berencana mengirim lebih banyak pasukan ke Timur Tengah. Menurut informasi AP, Pentagon berencana mengirim 10.000 tentara ke kawasan rawan konflik itu. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*