Moskow, LiputanIslam.com –  Menlu Rusia Sergey Lavrov menyebut kondisi di Yaman tragis dan menyayangkan minimnya suara khalayak internasional terkait kondisi ini.

“Yaman berhadapan dengan tragedi besar kemanusiaan, tapi pembicaraan di taraf internasional tentang ini tidak seberapa,” katanya dalam pertemuan di sebuah akademi militer di Moskow, ibu kota Rusia, Kamis (23/3/2017).

Lavrov prihatin atas sikap khalayak dunia sementara perwakilan PBB sudah berbicara tentang ini di Dewan Keamanan.

Dia menilai tidak tertutup kemungkinan ada pihak-pihak tertentu yang diuntungkan oleh perdagangan senjata dalam perang Yaman, padahal mereka juga beresiko terkena serangan dari para teroris yang menyusup di tengah para pengungsi sebagaimana terjadi belakangan ini di Eropa.

“Serangan teror mencapai Amerika Serikat dan mereka tak dapat menangkalnya. Jelas bahwa dalam masalah ini sedang terjadi proses berantai, dan para politisi tahu persis soal ini,” lanjutnya.

Pernyataan senada sebelumnya juga dinyatakan oleh jubir Kemlu Rusia Maria Zakharova.  14 Maret lalu dia merilis statemen berisi peringatan bahwa perang saudara di Yaman yang melibatkan koalisi pimpinan Arab Saudi sejak Maret 2015 telah menewaskan sedikitnya 7500 orang, melukai 40,000 orang, menyebabkan kelaparan pada 7 juta orang yang kebanyakan anak kecil, dan membuat 2 juta orang terpaksa mengungsi.

Zakharova mengecam serangan udara pasukan koalisi pimpinan Saudi terhadap pasar yang menyebabkan puluhan orang tak berdosa terbunuh dan banyak lainnya luka-luka.

Dia juga mengingatkan bahwa gedung-gedung sekolah, rumah sakit, dan fasilitas transportasi juga tak luput dari serangan udara pasukan koalisi, dan semua ini diperparah oleh blokade yang diterapkan Saudi dan sekutunya terhadap Yaman.

“Di tengah kondisi ini, media Barat dan lembaga-lembaga swadaya internasional umumnya bungkam. Barat di forum-forum internasional tidak menunjukkan kepeduliannya kepada kondisi Yaman , sepenuhnya kontras dengan aktivitas mereka yang sangat berlebihan di Suriah,” kecam Zakakhova. (mm/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL