Jenewa, LiputanIslam.com –   Menlu Rusia Sergey Lavrov memastikan pemerintah Iran konsisten sepenuhnya kepada perjanjian nuklirnya dengan lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB plus Jerman (5+1), tapi sebagian negara lawan Iran dalam perjanjian ini justru tidak konsisten.

Dalam jumpa pers usai pertemuan dengan sejawatnya dari Iran, Mohammad Javad Zarif, di Jenewa, Swiss, Rabu (13/9/2017), Lavrov mengatakan, “Kami telah berbicara mengenai kondisi implementasi perjanjian Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) yang dijalin mengenai program nuklir Iran. Dalam hal ini pihak Rusia memastikan konsistensi penuh Iran kepada perjanjiannya, dan ini sesuai dengan pernyataan Sekjen Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) yang sudah berulangkali mencapai kesimpulan ini.”

Dia kemudian menyayangkan “sebagian pihak tidak konsisten menerapkan perjanjiannya sebagaimana yang dilakukan oleh Iran”, padahal JCPOA tidak dapat dibatalkan.

Iran menjalin perjanjian JCPOA mengenai program nuklir Iran dengan kelompok 5+1 (Amerika Serikat, Rusia, Inggris, Perancis, Cina dan Jerman) pada 14 Juli 2015.

Sesuai perjanjian yang diteken pada 16 Januari 2016 ini, enam negara tersebut berkomitmen untuk melakukan tindakan bersama yang menyeluruh dalam rangka mencabut sanksi-sanksi yang semula diterapkan terhadap Iran akibat aktivitas nuklirnya yang dikecam oleh Barat, terutama Amerika Serikat.

Di pihak lain, Iran bersedia membatasi aktivitas nuklirnya di bawah pengawasan IAEA, dan PBB pun mengkonfirmasi konsistensi Iran pada perjanjian ini. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL