lavrovUfa, LiputanIslam.com – Pemerintah Rusia mendukung pencabutan “secepatnya” embargo senjata yang diterapkan Dewan Keamanan PBB terhadap Iran. Demikian dilaporkan AFP dan dikutip Rai al-Youm.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dalam jumpa pers di Ufa, Rusia, Kamis (9/7), mengatakan embargo itu diterapkan untuk mendorong Iran kepada perundingan, yaitu tujuan “yang sudah lama terealisasi”, dan Moskow “mendukung pencabutan embargo itu secepat mungkin”.

Pada kesempatan yang sama Lavrov mendesak Saudi dan Turki supaya terlibat dalam koalisi internasional anti teroris tanpa menggunakan standar ganda. Menurutnya, penumpasan ISIS dan organisasi-organisasi teroris lainnya sangatlah urgen.

“Negara-negara BRICS (lima negara yang pertumbuhan ekonominya pesat; Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan) dan Organisasi Kerjasama Shanghai (Shanghai Cooperation Organisation; SCO) sepakat bahwa ISIS adalah keburukan mutlak yang harus diperangi tanpa penggunaan standar ganda,” tuturnya.

Menlu Rusia juga mengingatkan bahaya menggunakan organisasi-organisasi teroris sebagai “mitra sementara” demi menggulingkan pemerintahan yang “tak layak”.

Seperti diketahui, Saudi dan Turki termasuk negara yang getol menyokong kelompok-kelompok oposisi dan teroris di Suriah untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Dia juga menyebutkan bahwa beberapa negara Barat juga berusaha ingin pemerintahan Bashar al-Assad sehingga bersikap masa bodoh terhadap aktivitas para teroris serta menolak inisiatif Moskow di Dewan Keamanan PBB yang menargetkan penghentian peranan teroris di Suriah.

“Para teroris memang buruk, namun mereka memerangi pemerintahan yang tak sah,” ujar Lavrov, menirukan alasan negara-negara Barat yang dia kecam tersebut. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL