Mig-29 suriahMoskow, LiputanIslam.com – Setelah hampir 100 hari Rusia menggelar operasi serangan udara anti teroris di Suriah, Moskow dan Damaskus akhirnya sepakat untuk menjalankan operasi bersama anti teroris, khususnya kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Sebagaimana dilaporkan IRNA, Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia, Jumat (15/1) menyatakan, “Dalam rangka kesepakatan Rusia – Suriah, jet-jet tempur Suriah ikut serta dalam operasi jet-jet tempur Rusia melawan kelompok-kelompok teroris, dan operasi udara kolektif kedua negara sudah dimulai pada hari Kamis (14/1),” ungkap Kemhan Rusia.

Dalam operasi udara pada hari Kamis itu dua unit jet tempur canggih MiG-29 milik Angkatan Udara Suriah turut berpartisipasi dalam pemboman markas-markas teroris ISIS di Suriah oleh jet-jet pembom Rusia.

Jet tempur Suriah berlepas landas dari pangkalan udara khusus Suriah sendiri, sedangkan jet tempur Sukhoi Rusia meluncur dari pangkalan Hmeimim yang menjadi pangkalan udara Rusia di provinsi Latakia, Suriah.

Kemhan Rusia menyatakan, “Program penerbangan ini disepakati dalam peristiwa kunjungan militer Suriah ke pangkapan Hmeimim pada hari Rabu lalu.”

Lembaga pemberitaan Rossiya Segodnya menyebutkan bahwa berdasarkan kesepakatan yang diteken oleh Moskow dan Damaskus, terbuka kemungkinan penempatan pasukan udara Rusia di Suriah untuk jangka waktu yang tak terbatas.

Atas permintaan Presiden Suriah Bashar al-Assad, Rusia mengirim sekitar 70 jet tempur dan helikopter nya untuk menghajar kawanan teroris, terutama ISIS, di Suriah. Puluhan jet tempur dan helikopter itu ditempatkan di pangkalan udara Hmeimim. Tak hanya itu, Rusia juga mengerahkan fasilitas satelit, kapal perang dan kapal selamnya untuk menambah serangan udara dan rudal ke sarang-sarang teroris.

Selama tiga bulan serangan udara Rusia sebanyak hampir 10,000 sarang dan tempat konsentrasi teroris di berbagai kawasan Suriah hancur, dan ribuan teroris, termasuk para petinggi teroris di berbagai levelnya, tewas dan luka, serta banyak pula teroris yang terpaksa kabur ke negara-negara jiran Suriah, terutama Turki.

Sementara itu, laporan lain dari al-Alam, Jumat (15/1) menyebutkan bahwa pasukan darat Suriah dan para sekutunya terus bergerak maju menggempur pasukan teroris dan berhasil membebaskan distrik al-Sarib dan kawasan-kawasan pertaniannya di bagian timur Rif Aleppo setelah berhasil menghabisi puluhan teroris anggota ISIS.

Selain itu, sedikitnya tujuh kawanan bersenjata juga menemui ajalnya terkena serangan pasukan Suriah terhadap beberapa markas kelompok-kelompok bersenjata yang tergabung dalam organisasi Jaish al-Fath di bagian utara Rif Hama.

Al-Alam juga melaporkan keberhasilan tentara Suriah dan sekutunya membebaskan beberapa kawasan pedesaan dan perbukitan lain. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL