Moskow, LiputanIslam.com –  Senator senior Rusia yang juga mantan komandan Angkatan Udara negara ini, Viktor Bondarev, menyatakan bahwa sistem pertahanan udara yang “sangat efisien” bisa jadi sudah dibuat di Suriah dengan bantuan Rusia.

Ketua Komisi Pertahanan dan Keamanan Dewan Federasi Viktor Bondarev pada sidang pleno Dewan Senat mengingatkan para senator mengenai pernyataan Kepala Staf Umum Rusia bahwa serangan semisal serangan rudal AS dan sekutunya  terhadap Suriah pada 14 April lalu dapat dicegah dengan memberikan sistem pertahanan udara modern seperti S-300 kepada Suriah.

“Pembuatan sistem pertahanan udara berlapis dan sangat efisien di Suriah yang mampu melindungi fasilitas militer dan sipil dari serangan udara bisa jadi akan dilakukan dengan bantuan Rusia sekarang,” ugkap Bondarev.

Dia menjelaskan bahwa dalam hal ini juga diperlukan pengembangan format pelatihan dengan keterampilan tinggi untuk pengoperasian dan pemeliharaan sistem rudal pertahanan udara.

“Kehadiran senjata defensif yang sangat efisien di arsenal negara mana pun yang berdaulat akan membuat panas kepala tidak hanya militer dan para jenderal NATO,” lanjutnya.

Menurutnya, sebagian besar sistem pertahanan udara Suriah dewasa ini terdiri atas sistem rudal permukaan ke udara buatan Soviet, namun mengalami berbagai tahap modernisasi dengan bantuan para ahli Rusia.  Sistem itu antara lain S-125, S-200, Buk, Osa dan Strela-10 darat ke udara dan senjata Pantsyr-S1 yang relatif baru. (mm/tass)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL