Moskow, LiputanIslam.com –  Menlu Rusia Sergey Lavrov menepis klaim Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa Iran merupakan negara yang mensponsori terorisme.

“Sama sekali tak ada hubungan Iran dengan kelompok IS (ISIS), Front al-Nusra maupun klelompok-kelompok teroris lain, termasuk kelompok-kelompok yang tercantum dalam daftar hitam Dewan Keamanan (PBB),” katanya dalam perbincangan dengan para wartawan yang disiarkan oleh Radio Vesty FM di Moskow, Senin (6/2/2017).

Dia menambahkan bahwa alih-alih mensponsori terorisme, Iran justru andil besar dalam penumpasan kelompok teroris ISIS dengan mendukung langkah-langkah pemerintah Suriah dalam melawan terorisme.

“Kami terus berusaha menciptakan satu front melawan para teroris di level dunia, negara manapun yang merasa terancam terorisme dapat berpartisipasi dalam penumpasan ini. Saya berharap Iran tetap menjadi bagian dari upaya kolektif penumpasan terorisme,” imbuhnya.

Sehari sebelumnya, Trump melanjutkan statemen-statemen pedasnya terhadap Iran dengan menyebut negara republik Islam ini sebagai negara teroris nomor wahid.

Jubir Presiden Rusia Dmitri Peskov juga membantah tudingan Trump ini dengan menyatakan Kremlin tidak memandang Iran sebagai teroris.

“Kami tak sepakat dengan sikap (Trump) ini… Federasi Rusia menjalin hubungan dan kemitraan yang baik dengan Iran dan bekerjasama dengannya di berbagai bidang,” terangnya. (mm/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL