Damaskus, LiputanIslam.com – Komandan pasukan Rusia di Suriah menepis kabar bahwa Pasukan Arab Suriah (SAA) terdesak keluar dari kota Abu Kamal di perbatasan Suriah-Irak setelah menguasainya belakangan ini.

“Apa yang dinyatakan ISIS dan beredar di media di luar Suriah bahwa pasukan pemerintah Suriah meninggalkan Abu Kamal dan mundur ke posisi-posisi belakang menjauhi kota ini merupakan klaim semata yang sama sekali tidak benar. Kota ini dikuasai penuh oleh angkatan bersenjata Suriah dengan dukungan para sekutunya sejak Jumat (10/11/2017),” ungkap jubir militer Rusia di Suriah.

Dia menjelaskan, “Dewasa ini operasi penyisiran kota ini dan sekitarnya sudah mendekati akhir, dan SAA sedang membasmi sarang-sarang teroris yang tersebar di berbagai kawasan yang berjauhan di sekitar kota ini. SAA menghalau para teroris, memutus jalur-jalur mereka, dan membuat mereka terpencar sendiri-sendiri dalam berhadapan dengan SAA. Setelah itu kami akan memulai operasi pembersihan kawasan ini dari ranjau dan bahan peledak yang biasanya ditinggal oleh kawanan bersenjata ISIS setelah mereka kalah.”

Sebelumnya, Menhan Rusia Sergey Shoygu mengumumkan bahwa SAA yang didukung pasukan udara Rusia berhasil menguasai kota Abu Kamal, Suriah, yang menjadi markas terakhir ISIS di Suriah dan berdekatan dengan kota Al-Qaim, Irak.

Kota Al-Qaim sendiri yang menjadi markas terakhir ISIS di Irak belakangan ini juga dikuasai oleh pasukan Irak. (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL