bantuan-rusia-utk-pengungsi-suriahMoskow, LiputanIslam.com –   Pemerintah Rusia menepis klaim Uni Eropa (UE) mengenai bantuan kemanusiaan Barat kepada rakyat Suriah, dan menyatakan bahwa seandainya Barat  mengakhiri sanksi sepihaknya terhadap Suriah maka problema negara ini dalam perang melawan terorisme akan jauh berkurang.

Bantahan ini dikemukakan dalam statemen Kemlu Rusia yang dirilis Kamis (8/12/2016), untuk menanggapi pernyataan Komisioner Tinggi Kebijakan Luar Negeri UE Federica Mogherini bahwa hanya negara-negara UE saja yang mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Suriah.

“Klaim demikian menunjukkan lemahnya informasi tentang ini, atau bahwa Komisioner Tinggi Kebijakan Luar Negeri UE bermaksud menyesatkan publik,” ungkap Kemlu Rusia.

Mogherini sebelumnya menyoal, “Mana para pemain yang ikut serta dalam upaya penyelesaian krisis Suriah?” Menanggapi sindirian ini, Kemlu Rusia menyatakan, “Kami mengingatkan bahwa tak seperti pihak-pihak lain, sejauh ini Rusia sudah mengirim ribuan ton paket bantuan kemanusiaan, dan dalam rangka ini jiwa para staf Rusia bahkan terancam bahaya.”

Rusia balik menyayangkan tindakan masyarakat dunia yang, menurutnya, masih minim dalam memberikan bantuan kemanusiaan.

Rusia kemudian menyentil UE dengan soal bantuan Barat kepada kelompok-kelompok radikal dan teroris di Suriah.

“Jika pengiriman paket kemanusiaan yang dimaksud oleh Komisioner Tinggi Kebijakan Luar Negeri UE adalah bantuan kepada para teroris dan ekstrimis maka Moskow tidak akan ikut serta dalam tindakan demikian,” bunyi statemen itu.

Di bagian akhir statemen, Kemlu Rusia menegaskan, “Seandainya sanksi ekonomi Barat dan UE secara sepihak terhadap Rusia dicabut maka akan mengurangi problematika rakyat negara ini.”

Secara terpisah, jubir Kemlu Rusia Maria Zakharova mengritik PBB karena tidak memberikan bantuan ke kawasan-kawasan yang telah dibebaskan oleh pasukan pemerintah Suriah di Aleppo timur. Dia mendesak PBB agar menjalankan fungsinya dalam masalah ini.

“Kami berharap PBB tidak menyia-nyiakan waktu, dan menjalankan perannya sebagai wakil masyarakat dunia untuk memberikan bantuan kepada penduduk Aleppo,” pintanya.

Kemhan Rusia di hari yang sama menyatakan bahwa tentara Suriah Rabu lalu berhasil merebut kembali 15 lagi kawasan permukiman di Aleppo timur, dan setelah itu mereka terus bergerak maju hingga menguasai 70 persen wilayah Aleppo timur. (mm/irna/dpa)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL