Moskow, LiputanIslam.com –  Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia Valery Gerasimov menuding Amerika Serikat (AS) menggunakan lapangan udara Al-Tanaf milik Suriah di wilayah perbatasan negara ini dengan Irak dan Yordania untuk melatih para teroris “berlabel baru” yang sebagian besar adalah anggota ISIS yang lari dari Raqqa, Suriah.

“Data-data yang telah kami himpun melalui pencitraan satelit dan alat pemantau lainnya menunjukkan adanya ratusan kawanan bersenjata dilatih di pangkalan Al-Tanaf yang memiliki posisi strategis dan istimewa di perbatasan Suriah, Yordania, dan Irak, dan menjadi tempat perlindungan bagi para anggota berbagai kelompok ekstrem yang sebagian besar adalah loyalis ISIS,” ungkap Gerasimov.

Dia menjelaskan, “Orang-orang yang dilatih Al-Tanaf umumnya adalah ISIS, tapi mereka sudah berubah warna setelah kami menumpas mereka. Mereka beraktivitas dengan nama-nama baru antara lain “Jaish Al-Suri Al-Hur Al-Jadid” (Pasukan Suriah Merdeka Baru).”

Gerasimov juga mengatakan bahwa pangkalan Al-Tanaf bukan satu-satunya pangkalam di mana AS melatih kawanan bersenjata, sebab AS juga berbuat hal yang sama di provinsi Hasakah di timur laut Suriah.

“Kami tidak akan membiarkan kawanan bersenjata asing keluar dari pertempuran dalam keadaan hidup untuk kemudian pergi ke Afrika, Amerika, Asia, dan Eropa,” tegasnya.

Mengenai kemampuan pasukan pemerintah Suriah mengantisipasi kemungkinan ISIS melancarkan serangan lagi di negara ini, Gerasimov mengatakan, “Di Suriah sudah tidak ada lagi jejak ISIS, dan secara umum kami telah melatih tentara Suriah yang telah pulih kekuatannya dan mampu menghadapi sendiri para teroris serta menjaga integritas dan kedaulatannya. Tapi jika diperlukan maka kami dari pangkalan Hmeimim akan segera menyokong tentara Suriah.” (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL