rudal emad iranBeirut, LiputanIslam.com – Keberhasilan Iran mengujicoba rudal balistik baru yang diberi nama “Emad” (Pilar) menjadi pesan negara republik Islam ini untuk berbagai pihak, terutama Israel dan kaum takfiri. Demikian dilaporkan koran al-Akhbar terbitan Beirut, Lebanon, Senin (21/10), sembari menyebutkan bahwa Iran masih merahasiakan jarak tempuh rudal tersebut.

Menurut al-Akhbar, peluncuran rudal Emad menjadi peristiwa krusial dan determinan seiring dengan transformasi militer di Timur Tengah, dan nama Emad membuat banyak orang teringat pada martir gerarakan Hizbullah, Lebanon, Haji Emad Mughniyah.

“Bisa jadi para petinggi Iran tidak mengatakan secara terbuka bahwa penamaan itu adalah untuk mengenang sosok yang telah menggoyang pilar-pilar Rezim Zionis Israel, tapi mengingat rapatnya hubungan pria itu dengan rekan-rekan militernya di Iran maka menguatlah dugaan bahwa Emad tak lain adalah Syahid Emad Mughniyah,” tulis al-Akhbar.

Koran ini menambahkan bahwa rudal itu juga menjadi pesan bagi kawanan teroris takfiri di Suriah dan negara-negara suporternya.

“Tak perlu ditafsirkan lagi bahwa Teheran bermaksud memberitahukan kepada semua orang bahwa sebagaimana Rusia,Iran juga memiliki rudal-rudal balistik yang dapat menjangkau sasaran di luar Iran dengan akurasi tinggi,” lanjut al-Akbar.

Menurut al-Akbar, tidak biasanya Iran tidak menyebutkan jarak tempuh rudal yang telah sukses diujicoba, dan bahkan bisa jadi ini merupakan yang pertama kalinya.

Menteri Pertahanan dan Logistik Angkatan Bersenjata Iran Brigjen Hossein Dehghan kemarin menyatakan negaranya sukses mengujicoba rudal balistik generasi baru dari darat ke darat bernama Emad.

“Rudal yang semua tahap perancangan dan pembuatannya dilakukan oleh para ilmuwan dan pakar Badan Industri Kedirgantaraan Kementerian Pertahanan ini merupakan rudal jarak jauh pertama Republik Islam Iran yang dikendalikan sampai saat menghantam sasaran,” katanya.

CNN Bahasa Arab menyebut rudal ini menjadi satu lompatan teknologi di bidang-bidang strategi yang dibangun oleh para pakar Iran sendiri.

Kantor berita Yordania, Petra, melaporkan bahwa rudal Emad merupakan rudal jarak jauh Iran pertama yang dapat dikendalikan hingga saat menimpa sasaran dan karena itu tingkat akurasinya pun praktis sangat tinggi dan dapat menghancurkan sasarannya secara maksimal.

Koran al-Nahar, Lebanon, memperkirakan jarak tempuh rudal itu 1700 km dan merupakan generasi baru rudal Shahab 3 milik Iran. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL