Teheran, LiputanIslam.com –  Presiden Iran Hassan Rouhani mengecam Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan menyebutnya tak layak berlagak bersimpati kepada para demonstran yang memrotes pemerintah Iran.

“Presiden Amerika Donald Trump tak layak berlagak bersimpati kepada para pemrotes Iran setelah beberapa bulan lalu dia menyebut bangsa Iran sebagai teroris. Orang ini juga sepenuhnya anti bangsa Iran sehingga tak patut berlagak bersimpati pada bangsa Iran,” kata Rouhani, Minggu (31/1/2017).

Seperti diketahui, aksi protes yang dilancarkan oleh ratusan hingga ribuan massa telah terjadi beberapa kota dan daerah Iran, termasuk Masyhad, kota terbesar kedua di Iran, sejak Kamis lalu. Namun kemudian juga terjadi unjuk rasa tandingan yang pro-pemerintah dengan skala yang jauh lebih besar.

Rouhani mengatakan bahwa bangsa Iran adalah bangsa yang merdeka dan haknya dilindungi sepenuhnya oleh konstitusi dalam menyampaikan kritikan dan bahkan protesnya, namun harus dengan cara yang konstruktif bagi negara dan kehidupan masyarakat, bukan malah menguntungkan pihak-pihak yang memusuhi Iran.

“Apakah cara itu tepat dan membantu kemaslahatan bangsa ini, ataukah membantu interes pihak lain?” soalnya.

Dia mengingatkan bahwa pemerintahannya tidak menolerir sekelompok orang yang bermaksud merusak fasilitas publik dan membuat huru-hara di tengah masyarakat.

Rouhani kemudian mengapresiasi otoritas keamanan karena dapat menahan diri dan tidak terpancing untuk melakukan tindakan represif. (mm/rayalyoum/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL