Teheran, LiputanIslam.com –  Presiden Iran Hassan Rouhani melontarkan pernyataan keras terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan mengingatkan agar Trump tidak mencoba bermain api dengan Iran karena kobaran perangnya akan sangat dahsyat.

“Kami adalah orang-orang terhormat, bermartabat, dan menjamin keamanan jalur pelayaran di kawasan (Teluk Persia) sepanjang sejarah, maka janganlah bermain api karena nanti Anda akan menyesal,” serunya kepada Trump dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh para diplomat Iran di Teheran, ibu kota Iran, Ahad 22/7/2018).

Rouhani mengatakan, “Pemerintahan AS sekarang melawan dunia sekaligus melawan kepentingan nasionalnya sendiri… Kita sampai sekarang belum pernah melihat Gedung Putih sejauh ini dalam melanggar HAM serta memusuhi Dunia Islam dan bangsa Palestina.”

Dia mengecam sepak terjang Washington yang sampai sekarang tak berhasil menjauhkan Iran dari negara-negara Eropa, sementara perjanjian nuklir Iran telah mengandaskan konspirasi yang telah berlangsung 12 tahun untuk membuyarkan teknologi nuklir Iran.

Presiden Rouhani memastikan bangsa Iran pantang tunduk kepada siapapun.

“Kami menolak segala bentuk intimidasi, pasukan kami mencegahnya, dan persatuan kami sekarang berlipat ganda dibanding sebelumnya. Mengancam Iran hanya akan membuat negara ini makin kompak dan bersatu, dan tak syak lagi AS akan kalah,” tegasnya.

Mengenai Israel Rouhani menilainya sebagai entitas yang memang berpijak pada aksi pendudukan dan agresi, dan sekarang kekejiannya telah sampai pada batas yang membuatnya tak segan-segan menyebut Palestina sebagai negara non-Muslim.

Karena itu, lanjut Rouhani, sudah sepatutnya Iran menyebut Israel sebagai rezim yang “tak mengindahkan HAM dan gembong rasisme yang sama sekali tak mengenal demokrasi.” (mm/alalam/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*