Teheran, LiputanIslam.com –  Presiden Iran Hassan Rouhani mengingat sejawatnya dari Amerika Serikat (AS), Donald Trump, bahwa ajakan Trump untuk dialog AS dengan Iran tidak ada artinya selagi AS masih menerapkan embargo lagi terhadap Iran.

“Mengajak dialog tapi sambil mengembargo tak ada artinya. Ajakan Presiden AS untuk dialog dengan Iran tanpa syarat hanyalah untuk konsumsi lokal atau untuk perang urat saraf terhadap bangsa Iran… Orang yang mengajak dialog itu tak lain adalah orang yang telah menarik diri dari perjanjian nuklir. Ajarkan dialog sama sekali tak dapat dipertemukan dengan embargo terhadap anak-anak bangsa Iran,” ujarnya dalam sebuah wawancara televisi, Senin (6/8/2018).

Dia menambahkan bahwa dialog disertai embargo tidaklah logis, dan bahwa Iran menyambut baik dialog tapi AS harus dapat membuktikan terlebih dahulu statusnya sebagai pihak yang dapat dipercaya.

“Anda musuh lalu Anda menikam orang dengan pisau kemudian Anda mengaku menginginkan dialog. Pertama yang harus Anda lakukan ialah tidak lagi membawa pisau,” kecamnya.

Menurut Rouhani, Trump menggunakan berbagai cara untuk menekan Iran dan mengira Eropa akan menuruti kemauannya dan Iranpun akan keluar dari perjanjian nuklir akibat keluarnya AS, dan setelah itu Iran akan diperkarakan di Dewan Keamanan.

“Tapi tak seperti apa yang dia harapkan, Eropa tetap bersikukuh pada perjanjian nuklir, meskipun kami berharap Eropa, Rusia, dan Cina bertindak lebih praktis,” tambahnya.

Dia kemudian mengimbau,”Dengan mengajak dialog maka Trump telah mengambil langkah mundur, tapi kami menegaskan keharusan mundur lebih jauh hingga AS kembali kepada posisinya semula pada perjanjian nuklir, dan inilah yang akan menjamin kepentingan Iran, AS sendiri, dan dunia secara keseluruhan.”

Presiden kemudian menyebutkan bahwa Cina dan Rusia secara terbuka sudah mengaku akan melawan tekanan AS dan bertekad mempertahankan semua perjanjian masing-masing dengan Iran. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*