Teheran, LiputanIslam.com –  Presiden Iran Hassan Rouhani mengecam pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) mengenai tekadnya untuk membangun dinding pemisah antara AS dan Meksiko. Selain itu, dia juga menegaskan bahwa jika Iran tidak turun tangan dalam perang melawan terorisme maka Irak dan Suriah sekarang sudah jatuh ke tangan para teroris.

“Masa pembangunan dinding antarbangsa sudah berlalu. Mereka (AS) lupa kehancuran dinding Berlin di masa silam. Jika sampai ada dinding antarbangsa maka harus dimusnahkan. Kami di Iran bangga dengan toleransi, kerukunan dan persaudaraan antar anak bangsa kami,” sindir Rouhani tanpa menyebutkan nama dinding AS-Meksiko yang hendak dibangun oleh Trump.

Dia mengecam rencana Trump untuk mengeluarkan AS dari Pakta Dagang Trans Pasifik (Trans-Pacific Partnership/TPP).

“Pembatalan perjanjian dagang di dunia tidak akan mendatangkan kebaikan bagi ekonomi, tidak akan membantu pertumbuhan dan perkembangan perdagangan. Jika hendak menguatkan perdamaian, stabilitas, dan keamanan maka kita harus melipat gandakan komunikasi antarbangsa, dan meningkatkan volume perjanjian antarnegara,” tuturnya dalam jumpa pers di sela konferensi kepariwisataan di Teheran, Sabtu (28/1/2017).

Dia menambahkan, “Sekarang adalah masa perdamaian, hidup dengan damai, bukan menciptakan kendala antarbangsa. Pada masa sekarang semua orang sudah menjadi saling bertetangga dari segi kebudayaan, peradaban dan sains. Teknologi komunikasi dan globalisasi telah meniadakan jarak, dan tak seorangpun sekarang dapat memerangi globalisasi.”

Dia juga menegaskan bahwa bangsa Iran tidak menderita rasisme, dan sebaliknya, umat beragama Islam, Kristen, Yahudi, dan Zaratustra di negara republik Islam ini hidup berdampingan satu sama lain dan sama-sama memiliki wakil di parlemen.

Menyinggung terorisme, dia menyebutkan bahwa fenomena terkutuk ini bukan saja mengintai nyawa manusia, tapi juga bermaksud menghancurkan proses pertumbuhan dan perkembangan, menyerang perekonomian, kebudayaan dan warisan sejarah bangsa-bangsa.

“Seandainya Iran tidak berpihak pada pada rakyat dan tentara Irak dan Suriah, niscaya para teroris sekarang sudah berkuasa di Baghdad dan Damaskus, dan yang kita saksikan bukan lagi kelompok-kelompok teroris di Suriah dan Irak, melainkan rezim-rezim teroris di Baghdad dan Damaskus,” lanjutnya.

Dia menegaskan bahwa keberaniaan bangsa Irak dan Suriah serta bantuan bangsa Iran kepada keduanya telah andil besar dalam proses kehancuran terorisme. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL