Teheran, LiputanIslam.com –  Presiden Iran Hassan Rouhani, Kamis (7/6//2018), menegaskan bahwa pembembasan al-Quds (Yerussalem) masih menjadi cita-cita bangsa Iran dan bahkan seluruh umat Islam, dan bahwa hari pembebasan itu akan datang, seluruh rakyat Palestina akan kembali ke kampung halaman mereka, dan umat Islam dapat mendirikan shalat di Masjid al-Aqsa.

Dalam pernyataan menyongsong Hari Al-Quds Sedunia yang jatuh setiap Jumat terakhir bulan suci Ramadhan, Rouhani mengatakan bahwa bangsa Iran merespon panggilan Imam Khomaini setiap tahun untuk berpartisipasi dalam unjuk rasa akbar Hari Al-Quds, terlebih di saat perkembangan situasi semakin krusial seperti terjadi pada tahun ini.

“Hari al-Quds tahun ini tersendiri, karena selain bersamaan dengan peringatan 70 tahun pendudukan tanah Palestina, tahun ini kita juga melihat pengakuan AS atas al-Quds, tanah suci seluruh umat Islam, sebagai ibu kota rezim Zionis penjajah, menyalahi semua ketentuan dan undang-undang internasional,” terangnya Rouhani.

Dia mengatakan, “Pada tahun ini kita juga melihat eskalasi penindasan warga Palestina, terutama penduduk Gaza. Di sisi lain, kita melihat beberapa bulan lalu peningkatan safari para pemimpin Zionis dengan tujuan menakut-nakuti Iran dan berusaha melakukan tindakan anti kepentingan bangsa Iran.”

Presiden Iran menambahkan, “Atas dasar ini, apa yang saya harapkan dari seluruh anak bangsa Iran dengan seluruh golongan dan pandangannya ialah dalam partisipasi demo Hari al-Quds ini menyampaikan pesan kepada Rezim Zionis penjajah bahwa bangsa ini tidak akan pernah melupakan tanah Palestina dan al-Quds al-Sharif, dan bahwa pembebasan al-Quds tetap menjadi tujuan suci bangsa Iran dan seluruh Muslimin.”

Sementara itu, para marji’ (ulama besar yang menjadi panutan) di Iran merilis statemen berisi seruan agar masyarakat Iran mengikuti unjuk rasa akbar Hari al-Quds.  (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*